Nexgen kenalkan aplikasi belajar bahasa Inggris “neo”

Neo menggabungkan kecerdasan buatan dan sistem pengenal suara melalui aplikasi yang beradaptasi dengan kebutuhan serta jadwal keseharian pengguna.

INAnews .co.id – Nexgen English online, co. ,pada Rabu oktober 2018 meluncurkan sistem pembelajaran Bahasa Inggris secara global dan perdana di Indonesia.

Neo merupakan solusi pembelajaran terintegrasi ponsel pertama . Nexgen English Online, co. mendapatkan lisensi eksklusif distribusi konten pembelajaran Bahasa inggris dari DynEd International, sebuah perusahaan terkemuka di bidang perangkat lunak yang sudah berdiri sejak 32 tahun dengan total 25 juta pengguna di seluruh dunia.

Global CEO Nexgen English Online co. & Dyned International, Ian Stuart Adam dalam siaran persnya menjelaskan, “Pada akhirnya 4IR akan mempengaruhi setiap orang dan perusahaan harus mampu untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat sesuai dengan segmen pasarnya masing-masing. Globalisasi dan 4IR menciptakan kesempatan serta tantangan baru baik untuk pelaku bisnis serta karyawannya. Individu yang melakukan kerja remote dapat menjadi tenaga kerja kompeten bagi perusahaan di luar negaranya, suatu hal yang dulu hanya memungkinkan bagi bisnis besar. Tenaga kerja global dari berbagai bidang sekarang menjadi mungkin bagi perusahaan yang mampu beradaptasi dengan 4IR.”

Mempelajari Bahasa Inggris menjadi lebih mudah dengan perkembangan platform digital dengan perantara tekonologi ponsel. Konten yang dipersonalisasi juga menjadi kunci dari teknologi pembelajaran digital. Sistem adaptif yang berdasarkan pada big data dan kecerdasan buatan sekarang berada dalam genggaman.

Tertarik untuk menjadi bagian dari dunia pembelajaran 4IR dari nexgen, Anda dapat mengikuti tes penempatan online berbasis kecerdasan buatan gratis untuk mengetahui level CEFR mereka. Aplikasi ‘neo Study’ dapat diunduh melalui App Store® dan Google Play™. Setelah itu pengguna dapat mendaftar dan mengikuti tes CEFR tanpa dipungut biaya.

Indonesia Chief Representative Officer for nexgen English online. Co, Artnandia Priaji menjelaskan, “Salah satu keuntungan dari pembelajaran digital adalah fleksibilitas yang memungkinkan pengguna menyesuaikan dengan jadwal pribadi sehingga menghasilkan generasi yang mampu mengintegrasikan pembelajaran dalam gaya hidup personalnya.” jelasnya.

Kecerdasan buatan (AI) dalam aplikasi neo Study secara berkala menganalisa perilaku dan data pengguna untuk kemudian memberikan konten yang secara otomatis beradaptasi seiring dengan kemajuan pengguna.

Neo membantu pengguna menguasai Bahasa Inggris lebih cepat seolah-seolah mereka didampingi oleh guru pribadi yang ahli. Melalui aplikasi neo Study, pengguna akan menggunakan fitur pengenal suara canggih (Advanced Speech Recogition) yang melatih mereka untuk mengoreksi pengucapan tiap kata sampai akhirnya mahir berbicara dalam Bahasa Inggris.

“Selain sistem pembelajaran mandiri, nexgen juga telah memperkenalkan neo Live, platform latihan one-on-one online yang memiliki pelatih pribadi. Sebelum setiap sesi dimulai, pelatih yang telah dipilih akan menerima analisis studi data terbaru pengguna agar mereka dapat secara efektif memberikan pelajaran lebih dan telah dipersonalisasi,” tambah Ian.

Nexgen neo memerlukan pengguna untuk melewati serangkaian Mastery Test dan Exit Exam sebelum memperoleh sertifikat. Sertifiat yang diberikan neo sepenuhnya selaras dengan Common European Framework (CEFR), kerangka tingkat bahasa global yang memungkinkan pengguna berbahasa asing untuk secara akurat mengukur kefasihannya terhadap penutur asli dan pengguna lainnya. Sistem sertifikasi ini setara dengan tes kefasihan Bahasa Inggris lainnya seperti IELTS, TOEFL dan TOEIC.

“Kami berharap melalui terobosan yang diluncurkan pada hari ini, masyarkat mampu memperoleh sesi pembelajaran efektf sehingga dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka serta membuka lebih banyak kesempatan di luar sana,” tutup Artnandia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here