Kejati NTT tangkap koruptor di Surabaya

INAnews.co.id, Jakarta – Kejaksaan RI berhasil mengamankan buronan ke-21 di Tahun 2019 . Dimana program Tangkap Buronan (Tabur) yang menargetkan masing-masing Kejaksaan Tinggi minimal menangkap 1 (satu) buronan setiap bulannya.

Pada Jumat (22/02/2019) ,Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berhasil mengamankan buronan asal Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) atas nama terpidana Alexander Arif.

Dari keterangan kepada Media , Kepala Pusat Penerangan Hukum DR.Mukri mengatakan penangkapan Alexander dilakukan di daerah Grand Semanggi Residence, Wonorejo, Rungkut, Surabaya, sekitar jam 19.00 WIB.

“Penangkapan terpidana berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2685K/Pid.Sus/2017 tanggal 02 Februari 2018,” ujar Mukri ,jumat (22/02/2019).

Alexander merupakan terpidana tindak pidana korupsi Pembangunan Jembatan Tambatan Perahu Wailebe Tahun Anggaran 2014 pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten. Flores Timur dengan nilai proyek sebesar Rp.800 juta.

“Alexander telah mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp.347.243.600 dan divonis dengan pidana penjara 4 tahun,” jelas Mukri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here