Penipu modus trading yang sempat buron ditangkap di Jakarta

INAnews.co.id , Jakarta – Kejaksaan R.I. kembali amankan buronan ke-37 Tahun 2019. Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan tim Kejaksaan Negeri Tanjung Perak berhasil mengamankan Buronan Terpidana penipuan asal Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.

“Buronan atas nama Hansen Susanto ditangkap di kawasan Plaza Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat pada hari Kamis, tanggal 28 Maret 2019 sekitar 15.30 WIB,” ujar Mukri Kapuspen Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam rilis resminya ,(28/03/2019).

Hansen ditangkap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1086 K/Pid/2019 tanggal 31 Januari 2019.

Dalam putusanya Hansen diputus bersalah melakukan tindak pidana penipuan yang dilakukan secara bersama-sama dan dijatuhi pidana penjara selama 2  tahun.

“Adapun Modus operandi bahwa terpidana menawarkan produk prioritas dan akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp.60 juta hingga Rp. 150 juta, sehingga kemudian korban yang juga saksi, mentransfer dana sebesar Rp.1,5 milyar,” jelas Mukri.

Kemudian secara bergantian terpidana melakukan trading dengan menggunakan dana milik korban, yang sebenarnya dalam melakukan trading harus di lakukan oleh korban sebagai nasabah karena terpidana tidak memiliki sertifikat wakil pialang.

Bahwa keuntungan yang didapatkan terpidana tidak pernah disampaikan kepada korban karena produk prioritas sebagaimana yang ditawarkan Hansen tidak pernah ada dan uang sebesar Rp.1, 5 milyar telah dihabiskan Hansen untuk melakukan trading tanpa seijin korban.

“Akibat perbuatan terpidana, saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp.1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah),” tutup Mukri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here