Emilia Contesa prihatin nasib Guru Honorer di Jember

INAnews.co.id , Jember – Pemilik suara emas dari beberapa dekade yang juga calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pemilihan IV (Jember – Lumajang ) juga masih aktif menjabat MPR/DPD RI Hj.Emilia Contessa hadir untuk menyerap aspirasi warga Jember.

Emilia hadir diantara 150 anggota PGRI kabupaten Jember ,baik dari yang Guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap.

Dari setiap anggota PGRI yang hadir pada kesempatan itu sangat antusias karena pertama kalinya mengikuti kegiatan bersama wakil senator dari Dapilnya.

Kegiatan reses dan sosialisasi 4 pilar yang diadakan pada hari selasa tanggal 2 April 2019 di Hotel dan Resto Rembangan menghadirkan nara Sumber pendamping dari PGRI Jember, Supriyono.

  Pemerintah akan bangun Pos Imigrasi di Pulau Banda

Hadir juga Ketua Asosiasi  Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Sementara ketua asosiasi GTT dan PTT menyampaikan keinginan dari GTT dan PTT untuk segera menjadi honorer.

“Untuk pengangkatannya bisa bertahap dan berdasarkan masa kerja dan usia” ujar Khalil , Ketua asosiasi GTT dan PTT.

Khalil juga minta kepada pemerintah supaya memperhatikan pegawai tidak tetap ,karena selama ini kesejahteraan mereka dari belas kasih para kepala sekolah setempat.

“Nominalnya berkisar dari Rp.150 ribu sampai ke Rp.200 ribuan,” jelas Khalil.

Khalil juga minta kepada Bupati, BKD, dan kepada Dinas terkait agar gaji GTT dan PTT yang sudah 3 bulan tidak terbayar segera diberikan haknya.

  SBY berjasa, 2 oktober sebagai Hari Batik Nasional

“Dan untuk surat penugasan dan darft honor GTT dan PTT secepatnya di buat dan di berikan kepada yang sudah mengabdi kepada negara, kasihan mereka,” tegas Khalil.

Menurutnya guru PTT dan GTT dibuat terombang ambing tidak menentu dan banyak yang ditugaskan jauh dari domisilinya dan tidak sesuai honor.

Sementara itu, Emilia Contessa menekankan perlunya kerja sama dan pemikiran dari kita semua, baik yang terkait dengan GTT dan PTT maupun tidak karena mereka itu sebagai amanat Negara.

“PBNU yang saya maksud adalah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945”, jelas Emilia.

Ditegaskan kembali oleh Emilia , dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila, maka jati diri kita sebagai anak bangsa akan tetap terpelihara.

  Menara Masjid Raya Sumatera Barat akan dibuka pada Juli 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here