Tarif ruas tol Sedyatmo disesuaikan , ini alasannya

INAnews.co.id, Jakarta – Pemerintah melakukan Penyesuaian tarif tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo sepanjang 14,3 Km yang berlaku mulai tanggal 12 Mei 2019 pukul 00.00 WIB.

Penyesuaian tarif juga telah mengakomodir rasionalisasi tarif tol dari semula 5 kelompok tarif untuk 5 golongan kendaraan menjadi 3 kelompok tarif untuk 5 golongan kendaraan.

Penyesuaian tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 121/KPTS/M/2019 tanggal 6 Februari 2019 tentang Penyesuaian Tarif Tol Sedyatmo.

Akibat penyesuaian tarif, terdapat tarif yang tetap, naik dan turun. Besaran tarif Ruas Jalan Tol Sedyatmo per 12 Mei 2019, pukul 00.00 WIB ditetapkan sebagai berikut:

Gol I: Rp7.500,- dari sebelumnya Rp7.000,- (Rp 500) Gol II: Rp10.000,- dari sebelumnya Rp8.500,- (Rp 1.500) Gol III: Rp10.000,- dari sebelumnya Rp10.000,- (sama) Gol IV: Rp11.000,- dari sebelumnya Rp 12.500,-(-Rp 1.500) Gol V: Rp11.000,- dari sebelumnya Rp15.000,-(-Rp 4.000)

  IHSG Terdesak Aksi Jual Investor

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit mengatakan evaluasi penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 tahun sekali oleh BPJT.

“Hal itu disesuaikan dengan kenaikan angka inflasi berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik). Penyesuaian tarif Tol Sedyatmo terakhir dilakukan tahun 2016,” ungkap Danang.

“Untuk mendukung angkutan logistik nasional, dengan penyesuaian dan rasionalisasi tarif maka tarif untuk golongan IV dan V mengalami penurunan tarif,” kata Danang Parikesit pada acara jumpa pers, di Media Center Kementerian PUPR, Jakarta (9/5/2019).

Turut hadir Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Subakti Syukur dan Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna.

Menurut Danang, jalan tol Sedyatmo memiliki peran strategis tidak hanya melayani akses ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) seperti fungsi awal dioperasikannya.

  Fakta anggaran kegiatan IMF-WORLD BANK di Bali menurut Peter F Gonta

Tapi juga telah terjadi perubahan pemanfaatan lahan disekitarnya yang akan memunculkan lalu lintas baru berupa truk-truk kontainer.

“Tol Sedyatmo kini menjadi poros pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar Bandara Soetta,” ujar Danang.

Transaksi Tol Sedyatmo juga telah terintegrasi dengan Tol Dalam Kota dan Jakarta Outer Ring Road(JORR) sehingga tarif berlaku pada Gerbang Tol Ruas Jalan Tol Sedyatmo yang terintegrasi yakni :

1. Gerbang Tol Kapuk (terintegrasi dengan Tarif Jalan Tol Dalam Kota Jakarta) Gol I: Rp17.000,- dari sebelumnya Rp16.500,- Gol II: Rp21.500,- dari sebelumnya Rp20.000,- Gol III: Rp25.500,- dari sebelumnya Rp25.500,- Gol IV: Rp30.000,- dari sebelumnya Rp 31.500,- Gol V: Rp34.000,- dari sebelumnya Rp38.000,-

  Swiss Danai Pembangunan Pariwisata Lombok

2. Gerbang Tol Kamal 1 Integrasi dan Kamal 3 Integrasi (terintegrasi dengan Tarif Jalan Tol JORR) Gol I: Rp22.500,- dari sebelumnya Rp22.000,- Gol II: Rp32.500,- dari sebelumnya Rp31.000,- Gol III: Rp32.500,- dari sebelumnya Rp32.500,- Gol IV: Rp41.000,- dari sebelumnya Rp 42.500,- Gol V: Rp41.000,- dari sebelumnya Rp45.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here