Bela Tito Karnavian, Aliansi Relawan Jokowi aksi di Mabes Polri

INAnews.co.id , Jakarta – Jelang Idul Fitri bentuk dukungan kepada TNI – Polri masih terus mengalir, sebagai bentuk motivasi rakyat atas kesigapan aparat menjaga keamanan di Jakarta pasca Pemilu 2019.

“Save Polri adalah bentuk dukungan dari kami kepada Polri dan TNI yang mana dalam hal ini Polri lebih di pojokan, padahal kita tahu Polri sudah bertindak sesuai konstitusi,” ujar Lisman Hasibuan Kordinator Aksi Jokowi di Museum Polri , Jakarta pada Selasa 4 juni 2019.

Sementara David Aidil Fitri selaku kordinator Aliansi Relawan (ARJ) dan Ketum Foreder mendukung penuh agar Kapolri Tito Karnavian agar jangan ragu, dan tetap tegas bahwa apa yang dlakukan aparat keamanan saat ini sudah benar.

“Yang mau makar harus di tumpas sampai ke akar-akarnya jangan biarkan tumbuh berkembang, ” tambah Aidil.

Menurut Aidil rakyat Indonesia sudah jenuh dan muak dengan para provokator biang kerusuhan di Jakarta beberapa pekan lalu.

“TNI dan Polri harus tetap solid dan kuat karena banyak provokator yg mencoba memecah belah antar TNI dan Polri,” ujar Aidil.

Haidar Alwi Penanggung Jawab ARJ mengapresiasi kinerja Polri dan TNI dalam menghadapi kerusuhan 22 dan 23 mei 2019.

“TNI dan Polri harus tetap solid  dan kuat karena banyak provokator yang mencoba memecah belah antar TNI dan Polri, ” ujar Haidar.
Tambah Haidar bisa di bayangkan apa yg terjadi di tgl 21 dan 22 mei itu kalo TNI dan Polri solid.
“Karena saatnya rakyat bergerak mendukung polri dan TNI.Jangan ragu segera tangkap dalang kerusuhan 21 dan 22 mei kemarin, ” ungkap akhir H.Haidar

 

Dalam aksi tersebut massa ARJ juga membentangkan spanduk berukuran 30 meter yang bertuliskan SAVE KAPOLRI-NKRI Harga Mati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here