Pasca Putusan MK ,warga Bitung gelar Ketupatan BSM

INAnews.co.id, Bitung – Lebaran Ketupat, menjadi momentum “pamungkus” bagi sebagian besar masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Bitung untuk bersilaturahmi dalam suasana Idul Fitri.

Tradisi yang sering digelar pada seminggu setelah Idul Fitri sampai habis bulan syawal ini, menjadi kesempatan bagi masyarakat, untuk datang berkunjung dan saling silaturahmi, mempererat tali persaudaraan.

Tidak ketinggalan Barisan Solidaritas Muslim, jumat lalu (28/6) mengambil moment ini untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Ketupatan yang di laksanakan oleh BSM sengaja di ambil pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilpres, tidak lain bertujuan untuk mempersatukan kembali perpecahan yang sempat timbul ditengah-tengah masyarakat dalam persoalan perbedaan pilihan pada Pemilu April 2019 lalu,” kata Rio Efendi Turipno selaku Jubir BSM.

“Persoalan Pilpres 2019 sudah usai. Apapun keputusannya, dan siapapun yang menang kita harus mendukungnya. Yang perlu kita lakukan saat ini adalah menjaga persatuan (ukhuwah) dan tetap istiqomah dalam mengawal dakwah Islam dan NKRI”. lanjut Rio.

Begitu pula dengan H. Hamsah Saleh, selaku unsur pembina BSM, dalam sambutannya beliau menyampaikan, bahwa BSM sejak berdiri di kota Bitung, tidak pernah melihat perbedaan.

“Siapa pun dia dan apapun latar belakangnya, BSM selalu merangkul dalam satu Barisan. Oleh karena itu harapannya ke depan BSM bisa lebih solid dan terus berkarya untuk negeri ini,”ujar Hamsah.

Ketupatan BSM ini juga di apresiasi oleh DANDIM 1310 Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat, yang pada saat itu hadir dalam kegiatan tersebut, beliau ingin mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, karena menurutnya kegiatan ini sangat positif dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here