Pelaku Penipuan Dan Penggelapan Menggunakan Ilmu Hitam Di Gagalkan Tim Tarsius Polres Bitung.

INAnews.co.id Bitung- Tim Tarsius Wilayah Timur dan Barat yang di pimpin langsung oleh IPDA Tuegeh D.Darus S.Sos kini kembali melakukan pengungkapan dan penangkapan kasus Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 ayat (1) KUHP sub pasal 372 Ayat (1) KUHP, pada hari kamis 24 Oktober 2019.

Pengungkapan dan penangkapan ini berawal dari laporan pemilik toko emas yang merasa di rugikan oleh pelaku, dengan surat Laporan Polisi Nomor LP /485/X/Res-Minahasa, tanggal 24 Oktober 2019 atas nama Haris Muin Alias Daeng 45 thn, alamat Kel Wawalintuan Lingk. III kec. Tondano Barat Kab Minahasa.

 

Menurut Darus dengan bermodalkan surat penggadaian palsu yang sudah di buat oleh pelaku, dan menyewa kendaraan taxi online pelaku melakukan penipuan dan penggelapan di beberapa toko emas yang ada di Manado,Bitung,Langowan,dan Tondano,ucap Darus.

Darus juga menyampaikan pada tanggal 10 Seprember 2019 Pelaku datang dari jawa tengah, tiba di bandara samratulangi manado, kemudian menyewa grab mobil jenis Daihatsu luxio DB 1580 KF dengan di kemudikan oleh Melvin Turangan dan di minta antar ke Pasar karombasan, dipasar karombasan Pelaku turun dari mobil yang di parkir agak jauh dari toko emas,kata Darus.

Lanjut Darus dengan bermodalkan surat pengadaian palsu pelaku mengelabui Haji Irfan pemilik toko emas di pasar karombasan dengan nilai Rp 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah) ditambah dengan emas 100 gram, kemudian pelaku dengan menggunakan mobil taxi online (grab) meneruskan perjalanan ke Propinsi gorontalo kemudian terbang menuju ke Jawa Tengah.

Kemudian lanjut Darus pada tanggal 22 Oktober 2019 pelaku kembali lagi ke manado dengan menggunakan mobil taxi online (grab) yg sama dan di minta diantar ke hotel, namun besok harinya pada tanggal 23 Oktober 2019 jam 07.00 wita pagi pelaku meminta diantarkan ke Langowan dan menggasak uang di toko emas “MUJUR” sebanyak Rp 42.000.000 (empat puluh dua juta rupiah), lalu pelaku bertolak ke wawalintouwan tondano barat dan menggasak uang Rp 18.000.000 (delapan belas juta rupiah) dan 1 (satu) buah rantai kalung emas 21 gram.

“Dari hasil penipuan pelaku menyetorkan uang sebanyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) ke tabungan bank BCA sisanya sebanyak Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) di simpan di tas”.

Darus menambahkan pada hari kamis tanggal 24 Oktober 2019 jam 08.30 wita, pelaku mampir di toko emas girian an. Herman dan di toko tersebut pelaku menukarkan kalung emas 21 Gram & uang tunai Rp 3.600.000 (tiga juta enam ratus ribu rupiah) dengan cincin dan kalung emas seberat 30 gram, kemudian pelaku mengarah ke toko emas di depan pelabuhan Bitung.

Namun belum sempat melakukan penipuan dan penggelapan pelaku sudah di tangkap Team Tarsius Wilayah tengah dan timur, pelaku yang bernama Sisrianti Ningsi ini juga mengaku kalau aksinya ini sudah di lakukan di wilayah Kalimantan,Pulau jawa, dan Sulawesi.

Untuk melancarkan aksinya ini pelaku memakai ilmu hitam (Hipnotis) sehingga para korbanya tidak berkutik,kini pelaku sudah di serahkan ke polres minahasa untuk di proses lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here