Tommy Nilai Ada Dugaan “Main Mata” Pihak Kontraktor Dalam Pekerjaan Saluran Air

INAnews.co.id Bitung– Pekerjaan dinas PUPR Kota Bitung kali ini mendapat sorotan dari Ormas Adat Kota Bitung. Karena diduga pekerjaan dinas PUPR Kota Bitung melalui CV Boon Favor, adanya dugaan indikasi pelanggaran.

Hal ini disampaikan oleh Tommy Rondonuwu, Panglima Besar Brigade Waraney Malesung yang sebagai Ketua Kerukunan Esa Keter gabungan 10 Ormas Adat, kepada Redaksi pada sabtu, 9 November 2019.

Menurut Tommy pekerjaan yang menggunakan dana DAU senilai Rp 492.929.000 oleh CV Boon Favor ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang di kerjakan oleh pihak kontraktor.

Tommy juga menjelaskan pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan saluran outlet yang berada di samping sekolah STM Kota Bitung, anggarannya sudah berlebihan.

” Saya kira hal ini buang-buang anggaran saja, karena jika dilihat dari pekerjaan saluran tersebut hanya dibersihkan dan bagian yang direhabilitasi juga tidak terlalu besar,” kata Tommy.

Tambah Tommy saluran tersebut masih layak sehingga tidak perlu di relehabilitasi sehingga anggaran tersebut bisa di gunakan di tempat lain dan anggaran tersebut bisa membantu kegiatan masyarakat lainnya.

Lanjut Tommy pemerintah dalam hal ini dinas PUPR khususnya bidang SDA (Sumber Daya Air) harus lebih teliti dalam mengeluarkan dana yang memakai anggaran daerah atau Negara.

“Jika anggaranya terbilang cukup besar, jangan sampai pekerjaan yang dilakukan oleh oknum kontraktor hanya untuk memperkaya diri sendiri, saya nilai juga ada dugaan sebelumnya pihak kontraktor dan dinas PUPR sudah ada kerjasama sehingga ada “main mata” di dalamnya,” tutup Tommy.

Sampai berita ini dimuat  belum ada klarifikasi dengan pihak kontraktor, karena saat Redaksi coba mendatangi lokasi pekerjaan untuk menemui pihak kontarktornya, informasi dari pekerja kalau pimpinan dari CV Boon Favor sedang berada di luar kota.

” Boss lagi di luar kota”,ucap salah satu pekerja yang tidak mau disebutkan namanya, pada Sabtu 9 november 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here