BREAKING NEWS
dark_mode
Trending Tags

Diduga Gelapkan Biaya Urus Sertifikat, Mantan Sekdes Puger Wetan Dipolisikan

  • account_circle Helmi Romdhoni
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jember – Kepala Desa Puger Wetan, Inwannullah yang Mantan Ketua sebuah LSM Gempur melaporkan mantan Sekretaris Desa (Sekdes) atas dugaan penggelapan uang pengurusan sertifikat tanah.

Kejadian ini bermula ketika warga Desa Puger Wetan  , dimintai uang untuk pembuatan sertifikat dan akte tanah. Namun sertifikat tanah yang dijanjikan tidak ada yang selesai.

“Bahkan ada yang sudah membayar uang yang sampai RP 10.300.000,-” ujar salah Inwanulah Kepala Desa Puger Wetan saat ditemui Redaksi pada 27 november 2019.

Dari keterangan warga, mantan Sekdes Dwi Hendarsih melakukan pungutan biaya pengurusan sertifikat bervariasi untuk mengurus sertifikat mulai dari Rp. 4,3 juta .

“Biaya itu untuk pembuatan akte tanah bahkan diindikasikan banyak akte palsu didesa Puger Wetan , setelah kami mengecek akte tersebut di Badan Pertanahan Nasional cabang Jember,” ujar Inwannullah Kepala Desa Puger Wetan didepan awak media pada 27 november 2019.

Tambah Inwannullah , Dwi Hendarsih dilaporkan karena ada indikasi penyalahgunaan wewenang kekuasaan, penggelapan dana APBDes, dana Silpa, dana Bumdes dan TKD (tanah kas desa).

“Indikasi itu dilakukan pada anggaran tahun 2019 sampai 2020. Begitupun tidak ada laporan pertanggung jawaban anggaran tahun 2019,yang diserahkan kepada Kepala desa yang baru di antik tertanggal 23 nopember 2019,” jelas Inwannullah.

Terang Inwan , jika mantan Sekdes Dwi selalu mengelak dan membuat alasan yang tidak rasional sehingga Kepala Desa terpilih, dibuat bingung saat ditanyakan atas hal tersebut.

Masyarat Desa Puger Wetan menyambut baik atas adanya laporan tersebut , sebab ada kepastian hukum setelah masyarakat dan pemerintahan desa melaporkan kepihak yang berwajib.

“Sehingga kejadian yang sudah terjadi tidak akan terulang kembali dan kasusnya tidak jalan ditempat dan juga ada efek jera,” ungkap salah seorang warga Desa Puger Wetan saat ditanya Redaksi.

  • Penulis: Helmi Romdhoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Akibat Tambang Ilegal Desa Soyowan Tenggelam, APH Jangan Tutup Mata

    Akibat Tambang Ilegal Desa Soyowan Tenggelam, APH Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

      INAnews.co.id Mitra– Beberapa hari terakhir ini Desa Soyowan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), diguyur hujan sehingga membuat desa tersebut mengalami banjir.Jumat 7 Juni 2024. Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis malam 6 Juni 2024, banjir tersebut juga menenggelamkan puluhan rumah warga yang ada di desa Soyowan, dari informasi yang awak media dapati dilapangan […]

  • Ketua IMI Bamsoet Buka Jakarta Auto Classic Meet Up 2023 di Lapangan Banteng

    Ketua IMI Bamsoet Buka Jakarta Auto Classic Meet Up 2023 di Lapangan Banteng

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta –Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo membuka event ‘Jakarta Auto Classic Meet Up 2023’ (JACMU 2023) yang digelar pada 18-19 Maret 2023 di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta. JACMU 2023 yang diselenggarakan oleh Volkswagen Van Club (VVC) dan Volkswagen Beetle Club (VBC), didukung Jakarta Storm Speed, menjadi ajang […]

  • Petrus Adu, Warga Rote Ndao, Diduga Tanah Miliknya Dicaplok Perusahaan Milik Warga Negara AS

    Petrus Adu, Warga Rote Ndao, Diduga Tanah Miliknya Dicaplok Perusahaan Milik Warga Negara AS

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Rote Ndao – Salah seorang warga Desa Bo’a, Petrus Adu mengaku kecewa dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) BPN Rote Ndao dan Jermias Sanggu.

  • Ada Indikasi Kriminalisasi terhadap Roy Suryo

    Ada Indikasi Kriminalisasi terhadap Roy Suryo

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Prof. Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, memberikan pernyataan tegas soal proses pemeriksaan Roy Suryo sebagai tersangka di Kepolisian Republik Indonesia. Denny menyatakan keyakinannya bahwa ada indikasi kriminalisasi di balik kasus ini, yang tak sebatas persoalan pidana, melainkan juga persoalan konstitusionalitas penegakan hukum yang harus merdeka dari intervensi kekuasaan. Denny, yang […]

  • Bill Gates Ketemu Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Global

    Bill Gates Ketemu Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Global

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kehormatan dari tokoh filantropi dunia dan pendiri Gates Foundation, Bill Gates, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5/2025). Kunjungan ini menandai penguatan kolaborasi Indonesia dengan lembaga filantropi global dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan. Bill Gates tiba di Istana Merdeka pukul 08.15 WIB dan disambut langsung oleh Presiden […]

  • Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG

    Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Eks Ketua MK, Prof Mahfud MD menduga terjadi kesepakatan saling melindungi atau “barter” antara penanganan kasus dugaan korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan sejumlah personel kepolisian. Dugaan itu ia dasarkan pada pola surat-menyurat antara Kejaksaan Agung dan Polri belakangan ini. Dugaan tersebut disampaikan […]

expand_less