Peras Saksi Rp. 1 miliar , Dua Oknum Jaksa Kejati DKI Ditangkap

18

INAnews.co.id , Jakarta – Dua oknum Jaksa dari Kejaksaan Tinggi DKI , Jakarta , yang lakukan pemerasan terhadap saksi di tangkap Tim Saber Pungli Kejaksaan Agung RI.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan dari Jaksa Agung Muda Pengawasan dan Tim Jaksa Agung Muda Intelijen, pada Senin 2 desember 2019.

Dari penangkapan pada pukul 14.50 WIB Tim Gabungan berhasil mengamankan tiga orang yang terdiri dari satu orang swasta dan dua oknum jaksa.

Kapuspenkum Kejagung RI,  Dr. Mukri membenarkan penangkapan dua oknum jaksa tersebut.

“Dua oknum jaksa yang diamankan berinisial “YRM” yang menjabat sebagai Kasi Penyidikan pada Aspidsus Kejati DKI dan “FYP” yang menjabat sebagai Kasubsi Tipikor dan TPPU pada Aspidsus Kejati DKI,” kata Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, saat konferensi Pers usai Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Agung RI 2019 di Hotel Yasmin Cipanas Puncak Kabupaten Cianjur, Selasa (3/12/2019)

Sedangkan pihak swasta yang menjadi perantara dalam pemerasan bernama Cecep Hidayat.

Mereka diduga telah melakukan pemerasan terhadap mantan manajer PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero).

M. Yusuf selaku pelapor mengaku telah menyerahkan uang sejumlah Rp 1 miliar.

Dalam kasus ini M.Yusuf yang juga sebagai saksi  dimintakan uang oleh “FYP” terkait dengan kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan PT.Dok dan perkapalan Koja Bahari (Persero),  dimana kasusnya sedang ditangani Pidsus Kejati DKI.

Setelah Cecep ditangkap, tim gabungan pun langsung bergerak cepat menangkap “FYP” dan “YRM”.

Saat ini ketiganya sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dua oknum Jaksa yang ditangkap saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh bidang Pengawasan.

“Apabila nantinya diketemukan indikasi tindak pidana, maka akan diserahkan dan ditindaklanjuti oleh bidang Pidsus Kejaksaan Agung,” tutup Kapuspenkum Kejagung RI, Mukri.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.