Peluncuran Gerakan Sedekah Minyak Jelantah Dari Rumah Sosial Kutub

Inovasi sedekah ini dikemas dalam sebuah gerakan hidup sehat (Go Health), hidup bersih (Go Green) dan hidup berkah (Go Berkah) melalui Program Pemberdayaan Lingkungan Kampung Tersenyum

176

INAnews.co.id, Jakarta – Acara ini merupakan peluncuran Program Kampung Tersenyum di Kelurahan Pondok Labu menuju terwujudnya sebuah Kampung Ekowisata dari gerakan sedekah minyak jelantah.

Inovasi sedekah ini dikemas dalam sebuah gerakan hidup sehat (Go Health), hidup bersih (Go Green) dan hidup berkah (Go Berkah) melalui Program Pemberdayaan Lingkungan Kampung Tersenyum. Gerakan sedekah minyak jelantah ini di inisiasi oleh Lembaga Sosial Rumah Sosial Kutub .

Warga Kelurahan Pondok Labu menghadiri Launching Kampung Tersenyum

Kampung Tersenyum  (Tersenyum akronim dari Terima Sedekah Minyak Jelantah Untuk Mereka) merupakan sebuah gerakan untuk mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat, hidup bersih dan hidup berkah melalui gerakan tidak menggunakan minyak goreng secara terus menerus, tidak membuang minyak jelantah disembarang tempat akan tetapi minyak jelantah tersebut dikumpulkan, ditampung dan dibuang ditong  atau dirigen galon  yang telah disediakan.

Acara Peluncuran gerakan ini dihadiri langsung oleh Ibu Nurul Baiti selaku Lurah Pondok Labu, Dan Bapak Mundari selaku Camat Cilandak, Sedangkan dari kantor walikota hadir Bapak  Isnawa Adji  Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.

Selain itu hadir Bapak Bambang Santoso  perwakilan YBM PLN yang mendukung program ini dengan bantuan kendaraan operasional.

Acara yang di adakan di aula kelurahan Pondok Labu ini juga dihadiri oleh sekitar 100an warga masyarakat kelurahan Pondok Labu Kurang lebih 100 an orang menyaksikan peluncuran program sedekah minyak jelantah ini.

Simbolis Peluncuran Progam Sedekah Minyak Jelantah

Suhito sebagai Direktur Rumah Kutub, menjelaskan Minyak jelantah yang sudah terkumpul  akan menjadi bahan baku bio diesel yang akan dikirimkan ke Eropa.

“Setiap galon yang berisi 18 liter dihargai Rp 60 ribu. Dari semua hasil penjualan minyak jelantah 60 persennya dikembalikan untuk warga, sisanya kita salurkan untuk buku dan kegiatan sosial,” imbuhnya.

Pada peluncuran program sedekah minyak jelantah ini Wakil Wali Kota Jaksel Isnawa Adji mengapresiasi gerakan yang dilakukan warga masyarakat di keluarahan pondok labu ini. Menurutnya, inilah yang disebut dengan program berdaya.

“Sedekah itu tidak hanya uang. Kata Ustaz, senyum saja sedekah,” kata Isnawa.

Gerakan Sedekah Minyak Jelantah

Selanjutnya Isnawa mengatakan, selama ini orang tak terpikirkan untuk sedekah minyak jelantah. Padahal semua rumah tangga dan warung-warung pasti memilikinya.

“Dibuang kemana kita juga nggak pada tahu,”  Wakil Wali Kota mendorong agar program ini terus dilakukan. Dia memuji Kelurahan Pondok Labu yang telah mengoordinir dengan baik.

Nurul Baiti selaku Lurah Pondok Labu menjelaskan , di wilayahnya sudah ada dua RW yang secara terkoordinasi melakukan program sedekah minyak jelantah dan  kegiatan ini sudah dilakukan sejak Mei 2019 lalu hasil penjualan dari pengumpulan minyak mentah itu kemudian digunakan untuk santunan anak-anak yatim di kelurahan tersebut.

Suhito selaku Direktur Rumah Sosial Kutub, berharap program sedekah minyak jelantah ini akan menjadi program pemberdayaan masyarakat menuju terwujudnya kampung tersenyum ekowisata di Jakarta Selatan.

Komentar Anda

Your email address will not be published.