Survei CES 2020 Pengguna Internet Lebih Banyak Bagikan Datanya Untuk Hal Penting

0

INAnews.co.id, Jakarta — Dassault Systèmes pada Rabu, 8/01/2020 ungkapkan bahwa pengguna dari kalangan muda lebih mengedepankan personalisasi data yang dimiliki dan mereka rela membayar lebih untuk keamanan data itu.

Temuan ini berasal dari survei terhadap warga yang mewakili demografi orang dewasa di AS, China, dan Prancis yang dilakukan dalam kemitraan dengan perusahaan riset pasar independen CITE Research.

Temuan-temuan dari survei meliputi pengguna data menginginkan personalisasi, tetapi tidak ingin menunggu.  Sebanyak 83%  mengharapkan produk atau layanan dapat beradaptasi dalam beberapa saat atau dalam hitungan jam sisanya hanya 21% mau menunggu . Kemudian rata-rata 25,3% lebih besar untuk personalisasi.

Mereka lebih bersedia membayar untuk layanan kesehatan yang dipersonalisasi; namun tidak begitu bersedia untuk layanan ritel yang dipersonalisasi.

Pengguna paling tertarik pada produk dan layanan yang dipersonalisasi yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti rencana kesehatan preventif yang dipersonalisasi berdasarkan perilaku, serta sistem peringatan saat konsumen atau pasien terjatuh.

Personalisasi untuk keselamatan pribadi juga menarik bagi konsumen, seperti produk yang dapat memberitahukan keadaan darurat di rumah dengan sangat cepat, peringatan kejahatan berdasarkan lokasi, dan mengirim lokasi kejadian ke polisi saat terjadi masalah keamanan.

Privasi data menjadi perhatian bagi 96% konsumen. Sebagian besar konsumen hanya akan membagikan data yang mereka setujui untuk mendapatkan personalisasi, namun data anonim akan membuat 6 dari 10 responden lebih bersedia untuk berbagi data.

Sebanyak 88% akan menghentikan layanan dipersonalisasi yang bermanfaat jika mereka tidak yakin dengan cara pengelolaan data mereka. Bagi 68% responden, permintaan konsumen akan mengarah pada perlindungan data.

namun bagi pengguna di China lebih antusias dalam hal personalisasi dibanding konsumen Amerika dan Prancis, tetapi konsumen Amerika memiliki ekspektasi tertinggi.

Lebih banyak konsumen Amerika yang memperkirakan bahwa produk dan layanan yang dipersonalisasi akan menjadi hal biasa pada tahun 2030, dan lebih banyak lagi yang bersedia membayar untuk mendapatkannya

“Konsumen menginginkan pengalaman dengan personalisasi sebagai pembeda, terutama di antara konsumen lebih muda. Solusi bagi para produsen untuk memanfaatkan tren ini adalah dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mentransformasikan data, sekaligus mengatasi masalah privasi data. Platform 3DEXPERIENCE kami memungkinkan mereka untuk melakukan hal tersebut. Dengan menggunakan platform ini, perusahaan dapat berinovasi, merancang, membuat, dan memproduksi produk yang sangat terpersonalisasi secara paling berkelanjutan,” ujar Florence Verzelen, Executive Vice President, Industry Solutions, Marketing and Global Affairs, Dassault Systèmes.

Komentar Anda

Your email address will not be published.