ARJ Gelar Aksi, Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kabinet Kerja Indonesia Maju

ARJ minta kasus mega korupsi dan pembenahan di BUMN juga harus menjadi skala prioritas

0

INAnews.co.id, Jakarta – Beberapa Relawan serta Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar aksi gabungan di Taman Pandang Monas, depan Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu 12 februari 2020.

ARJ anggap memasuki lebih 100 hari kabinet kerja Indonesia Maju yang di bentuk Presiden Joko Widodo tidak melakukan kinerja yang tidak sesuai visi dan misi Presiden Jokowi saat kampanye.

Menurut Aidil Fitri selaku ketua umum Forum Relawan Demokrasi (Foreder) sekaligus koordinator relawan Jokowi (ARJ), ada menteri yang terkesan gagap dalam mengaplikasikan visi & misi Presiden, dan itu harus kita akui kinerjanya saat hari ini.

“ Salah satu contoh ialah ketika beliau mengeluarkan pernyataan seolah melindungi ormas radikal di negara ini yang mana kita tahu semua bahwasanya ormas tersebut yang diketahui selalu membuat keresahan di masyarakat, bahkan yang Iebih parahnya ketika beberapa hari terakhir terlontar darinya wacana tentang pemulangan eks WNI yang merupakan kombatan lSIS. lni sungguh benar-benar melukai kita sebagai warga negara, terutama khususnya keluarga korban kekerasan teror yang pernah ada” tutur Aidil dalam orasinya di Monas pada rabu 13 februari 2020.

Tambah Aidil , sikap Presiden Jokowi dinilai mampu meredam polemik di masyarakat hingga terhenti.

” Pernyataan sikap ini membuat kita menjadi sedikit Iebih tenang. Kegaduhan diiringi bencana penyakit benar-benar menguji kepemimpinan Presiden pada hari ini, kasus-kasus Mega korupsi dan pembenahan di BUMN juga harus menjadi skala prioritas dan kami Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) akan selalu mengawasi kebijakan pemerintah,” tambah Aidil.

Berikut pernyataan sikap yang disampaikan oleh ARJ pada aksi tersebut :

1. Meminta Presiden segera mengevaluasi kabinet Indonesia Maju.

2. Memberikan apresiasi atas keputusan penolakan eks WNI anggota kombatan ISIS

3. Meminta Negara untuk Iebih berperan dalam menjaga Stabilitas Nasional

4. Meminta agar kami relawan yg tergabung dalam ARJ agar dilibatkan mengawal dan menjaga program program yg dimaktub dalam Visi Indonesia Maju.

5. Meminta KPK segera mengusut dugaan korupsi Mega Skandal ASABRI dan Jiwasraya serta skandal Banggai Ammonia Plant di Sulawesi Tengah milik PT Panca Amara Utama

“Demikian pernyataan sikap ARJ, harapannya agar pernyataan tersebut diatas dapat menjadi pertimbangan bapak Presiden Jokowi” tutup Aidil.

Artikel Terkait Lainnya

Komentar Anda

Your email address will not be published.