Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KRIMINAL

Dugaan Aktifitas Ilegal Distribusi BBM di Kota Bitung, PT Elnusa Petrofin Akan Investigasi

badge-check


					Dugaan Aktifitas Ilegal Distribusi BBM di Kota Bitung, PT Elnusa Petrofin Akan Investigasi Perbesar

INAnews.co.id Bitung – PT Elnusa Petrofin lakukan klarifikasi terkait dugaan kegiatan distribusi ilegal BBM  dan hilangnya sinyal GPS.

Aktifitas ilegal tersebut diduga di lakukan oleh sopir yang bernama Larry Yabarmase alias OJI dengan nomor lambung kendaraan BTG 37 dan pertanyakan soal hilangnya sinyal Global Positioning System (GPS) pada kendaraan.

Terkait ini maka dilaksanakan pertemuan antara pihak PT. Pertamina dan PT. Elnusa Petrofin dengan beberapa media.

Pertemuan itu dilakukan untuk mengklarifikasi sejumlah pemberitaan baik dimedia cetak maupun media elektronik.

Dalam pertemuan tersebut juga untuk mendengarkan hasil investigasi dari pihak PT. Elnusa cabang Bitung, pada Jumat 14 February 2020.

Dari hasil investigasi pihak PT. Elnusa cabang Bitung dalam hal ini dijelaskan langsung oleh Basuki sebagai Kordinator PT. Elnusa cabang Bitung.

Basuki menyatakan jikalau pihaknya sudah melakukan pengecekan dan hasilnya bahwa mobil tangki tersebut dalam keadaan kosong.

“Terkait mobil tersebut berada di depan workshop milik PT Elnusa karena dilakukan akan mengganti bannya,” kata Basuki pada sabtu 15 februari 2020.

Barang Bukti Yang Ada Di Mobil Putih

Basuki juga menjelaskan bahwa adanya informasi dari truk tangki itu, ketika diperlihatkan tracking GPS terkait riwayat perjalan kendaraan tersebut sudah kembali lagi ke Bitung sesudah mengantarkan minyak ke SPBU Tondano.

“Awalnya GPS berjalan dengan baik tapi setibanya di Bitung,  di sekitar wilayah girian sampai di workshop di daerah Pakadoodan GPS tersebut tiba tiba hilang”  ungkap Basuki .

Dari riwayat tracking GPS,  hilangnya sinyal GPS terkait cukup lama keterangan waktunya hingga sinyal muncul dan berfungsi kembali pada saat sampai di Kota Bitung.

“Sinyal terdeteksi ketika kendaraan sudah berada di depan Depot Pertamina Bitung,”  ucap Basuki .

Hilangnya signal GPS kendaraan tersebut dalam perjalanan dari wilayah girian sampai di workshop di wilayah Pakadoodan, juga membuat tim IT, dari PT Elnusa kebingungan.

Menurut Basuki Kordinator PT. Elnusa cabang Bitung pihaknya akan mencari tahu kenapa signal GPS-nya tiba – tiba hilang dalam perjalanan.

“Kami akan melakukan investigasi lagi terkait signal GPS yang hilang tersebut,” ucap Basuki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

APMM Kepton Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Busel, Wakapolres Buton Instruksikan Penyelesaian dalam Satu Minggu

17 Desember 2025 - 00:45 WIB

Populer KRIMINAL