Harlah Kedua PGIN, Terus Perjuangkan Guru Inpassing Menjadi ASN

Tingkatkan Loyalitas terhadap Organisasi Wujudkan Profesionalitas Guru

INAnews.co.id, Jakarta – Puncak Perayaan dan Syukuran HUT ke-2 PGIN  dilaksanakan di  Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Harlah kedua ini mengusung tema “ Tingkatkan Loyalitas terhadap Organisasi Wujudkan Profesionalitas Guru “  Suksesnya Visi Misi PGIN dan Madrasah Hebat Bermartabat”.

Harlah ini di hadiri Sekitar  lebih dari 450 peserta yang datang dari berbagai daerah, meliputi wilayah jawa barat, jawa tengah,jawa timur, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi dan Indonesia Timur.

Muhammad Rofie selaku  Ketua Pelaksana Harlah PGIN kedua, menyatakan bahwa pemilihan tempat memang disesuai dengan profesi para rekan rekan para anggota PGIN yaitu sebagai Guru Agama atau guru Madrasah.

“Jadi sangatlah tepat kalo menggunakan Asrama Haji Pondok Gede ,selain juga biaya sewa ruangan dan fasilitas lain tergolong terjangkau oleh PGIN,” ujarnya.

Acara harlah ini juga di hadiri oleh Gus Iif Miftahul Choiry  dari Anggota Komisi 8 DPR RI yang selama ini mendukung dan mensupport keberadaan PGIN dan  ketua Umum PB-PGIN Hadi Sutikno .

Pada sambutannya Hadi Sutikno selaku Ketum PB – PGIN menyampaikan bahwa perjuangan PGIN mengangkat derajat para guru guru Impassing  agar ada   penyetaraan status guru guru yang tergabung dalam PGIN   bisa di akui dan di jadikan sebagai ASN masih terus di lakukan.

“Perjuangan ini  dengan melobby atau melakukan berbagai Audensi dan  paparan kepada para pejabat aktif  yang ada korelasinya dengan tuntutan penyetaraan dan pengakuan sebagai Abdi Negara/ PNS yaitu sebagai ASN, ” ujar Ketum Hadi Sutikno

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama

Hadi Sutikno berharap pemerintah bisa mendorong Komisi 2 dan 8 di DPR RI untuk bisa merevisi UU tentang ASN yaitu UU no. 5 Tahun 2014, Agar dalam revisi itu para guru guru Inpassing bisa diangkat menjadi ASN.

“Kami sebagai Perkumpulan Guru impassing Nasional bahkan sudah mengirim surat kepada Presiden RI Bapak Jokowi, akan tetapi sampai dengan saat ini belum ada respon dan panggilan dari Pihak Istana, ” ujar Hadi Sutikno.

3 Comments
  1. Ruslan says

    Smg guru pai yg sdh dpt sertifikasi dan tunj profesi jg diakomodir jd ASN.yg blm sertifikasi segera dpt dpt sertifikasi guru..

  2. syafiie SHI says

    semoga berhasil sesuai keinginan semua guru PGIN semoga Allah senantiasa membantu hamba hambanya yang berbuat baik demi kemajuan Agama islam diindonesia Aamiin yaa rabbal alamiin. terus dan terus berjuang

  3. Siti jenar says

    Ass…Pendaftaran/ memasuk berkas untuk mendapatkan infansing,jgn ada tertutup..apa lagi d kembang kabupaten rokan hilir.gak pernah kmi mndptkn info mslh ini.terima kasih

Komentar Anda

Your email address will not be published.