Gubernur NTB, Kapolda dan Danrem 162/WB Pimpin Sterilisasi BIZAM

0

INAnews.co.id, MataramGubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama Kapolda NTB, Irjen Polisi Tomsi Tohir dan Komandan Korem (Danrem) 162/WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani memimpin sekaligus memantau secara langsung proses sterilisasi di Bandara International Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) guna mencegah masuknya wabah Virus Corona (Covid-19), hari ini, Selasa (17/3).

Pemanataun itu diawali dengan rapat Security Committe dan Emergency Airport Commite(EOC) di ruang EOC yang melibatkan otoritas Angkasa Pura I BIZAM, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan, Kepala KKP Mataram, Bea Cukai serta pihak berwenang lainnya.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah memimpin langsung rapat tersebut setelah sebelumnya memantau proses sterilisasi kawasan bandara mulai dari ruang kedatangan hingga ruang tamu serta seluruh fasilitas penunjang orang dan barang di bandara. Sterilisasi menggunakan Disinfektan tersebut melibatkan puluhan petugas medis dan KKP yang dikerahkan.

‘’Rekan-rekan media kami harap menyampaikan informasi soal Covid-19 ini dengan baik. Agar tidak menimbulkan kepanikan,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dalam konfrensi pers di BIZAM, Selasa (17/3).

Gubernur Zul menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tidak ingin menggunakan istilah Lockdown. Buktinya ada sekitar 500 turis meninggalkan Gili. ‘’Sebab bagi yang mengerti, istilah  Lockdown sangat berat dan berdampak luas,’’ ujarnya.

Ia menegaskan, saat ini akses kapal langsung dari Bali ke Gili untuk sementara ditutup mengingat ditemukan kasus Covid-19 di Bali. Sedangkan akses dari Pelabuhan Bangsal ke Gili tetap dibuka.

Kapolda NTB, Irjen Pol Tomsi Tohir menekankan kesiapan peralatan pendeteksi suhu tubuh, thermal scanner dan thermometer gun yang akan digunakan harus betul-betul akurat dan sesuai dengan standar nasional bahkan international.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Nurhandini Eka Dewi menegaskan, hingga per 16 Maret 2020, status NTB masih negatif Covid-19 meski ada beberapa pasien masih dalam perawatan intensif. ‘’Penerbangan dari Bali ke BIZAM tetap dibuka. Sebab, ada pengetatan di bandara,’’ katanya.

Nurhandini Eka Dewi menegaskan kembali bahwa, peralatan thermal scanner dan thermometer gun yang di bandara telah seusai standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menurutnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara adalah unit pelaksana di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung. Penyemprotan Disinfektan sendiri dilakukan di area drobzone, terminal, lobby, VIP room dan ruang tunggu BIZAM dan dilakukan juga untuk seluruh tim yang terdiri dari TNI, Polri, Angkasa Pura I BIZAM, dan tamu undangan.[Idrus]

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.