Pelni Patuhi Aturan Terkait Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Maumere

0

INAnews.co.id, Jakarta – Menindaklanjuti pemberitaan yang menyatakan bahwa adanya pelarangan sandar pada salah satu kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PT PELNI (Persero) di Pelabuhan Maumere, Nusa Tenggara Timur, Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Yahya Kuncoro menyampaikan bahwa PELNI mematuhi seluruh proses dan protokol kesehatan yang berlaku di Maumere, sehingga kapal KM Lambelu berhasil sandar pada Selasa malam (7/4) dengan baik dan aman. Jakarta, 07/04/2020.

“Sebelumnya, saat kapal berlabuh, sesuai dengan arahan dan protokol Pemerintah Daerah setempat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, telah dilakukan pemeriksaan kesehatan (rapid test) terhadap 22 orang yang dipilih secara acak oleh petugas medis dari RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Pemeriksaan dilakukan diatas kapal,” ungkap Yahya.

Hal tersebut dilakukan sebagai syarat dari Pemerintah Daerah agar kapal dapat masuk dan melakukan sandar di Pelabuhan. Sebagai informasi bahwa KM Lambelu telah sandar di Pelabuhan Lorens Say Maumere pada pukul 21.37 Wita.

Sesuai rencana, KM Lambelu akan kembali diberangkatkan menuju Makassar pada tengah malam nanti (7/3). Kapal kemudian akan melakukan portstay selama 14 hari di Makassar. “Dengan ini kami menginformasikan kepada masyarakat, demi kenyamanan dan keamanan bersama untuk sementara waktu kami menghentikan operasional KM Lambelu,” tambahnya.

Selain itu, berkenaan dengan adanya enam orang penumpang yang terjun dari atas kapal akibat dilarangnya kapal untuk sandar, disampaikan Yahya bahwa seluruhnya berhasil diselamatkan dan saat ini dalam kondisi yang baik.

Sebagai bentuk antisipasi, PELNI secara konsisten menjalankan pengukuran suhu tubuh bagi seluruh penumpang sebelum naik ke atas kapal. Perusahaan juga melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh kapalnya secara berkala sesuai dengan arahan dari Kementerian Perhubungan, serta menerapkan physical distancing bagi para penumpang dengan mengatur jarak antar penumpang sejauh satu meter baik itu pada nomor bed maupun saat mengantri makan.

Begitu pula dengan hand sanitizer yang telah disediakan pada setiap dek penumpang, sabun cuci tangan di setiap toilet, pemberian masker bagi penumpang yang sakit ditengah perjalanan, serta memberikan himbauan mengenai kesehatan melalui pengeras suara setiap tiga jam.

KM Lambelu merupakan salah satu kapal PELNI dengan tipe 2000 dan memiliki rute Makassar – ParePare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan – Pantoloan – Balikpapan – ParePare – Makassar – Bau-bau – Maumere – Bau-bau – Makassar – ParePare – Balikpapan – Pantoloan – Tarakan – Nunukan – Balikpapan – ParePare – Makassar.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah T3P dimana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.