KAI Libatkan UMKM dalam Penanganan Covid-19

0

INAnews.co.id, Jakarta- PT Kereta Api Indonesia (Persero) melibatkan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) mitra binaan dalam penanganan Covid-19.

Pada Mei lalu, KAI memesan masker dan  baju APD cover all dari mitra binaan di sektor tekstil yang berasal dari Bandung dan Yogyakarta.

“Pemberdayaan UMKM ini sebagai wujud komitmen kami untuk meningkatkan kemampuan UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri,” ujar VP Corporate Social Responsibility KAI Agus Supriyono. Pada siaran persnya yang di realese pada jumat,26/06/20.

Sebagai BUMN, KAI juga bertugas untuk ikut mengembangkan usaha masyarakat melalui program mitra binaan yang dimiliki KAI.

Agus menjelaskan, masker dan APD cover all tersebut selanjutnya diserahkan ke Pemkot Bandung dan Anggota Komisi VI DPR RI untuk didistribusikan kepada masyarakat dan sejumlah rumah sakit yang membutuhkan. Selain pesanan KAI, produksi masker dan APD UMKM ini juga dipesan oleh instansi pemerintah dan rumah sakit. Bahkan produksinya kini semakin inovatif dengan memberikan ornamen batik pada APD.

“Melalui berbagai pesanan dan inovasi tersebut, diharapkan dapat terus memutar roda perekonomian UMKM di tengah pandemi,” ujar Agus. 

Di sektor makanan, seluruh mitra binaan KAI didorong untuk menjual secara online hasil produksinya, termasuk UMKM di sektor petani sayur wilayah Bandung dan Sukabumi. Hal tersebut dikarenakan adanya pembatasan yang sempat diterapkan di berbagai wilayah, sehingga mitra binaan harus menyesuaikan pola pemasarannya.

Hingga Juni 2020, KAI memiliki 2.414 UMKM mitra binaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja KAI. UMKM tersebut meliputi tujuh sektor, yaitu sektor Industri, perdagangan, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan jasa.

“Pada 2019, KAI telah menyalurkan Rp8,7 miliar untuk program kemitraan yang diberikan kepada mitra binaan kami. Pada 2020, kami memprogramkan dana mitra binaan yang tersalurkan adalah sebanyak Rp9,4 miliar atau naik 8%,” ujar Agus.

Selain memberikan pembiayaan modal usaha, KAI juga melakukan pembinaan dan pelatihan oleh pakar di bidang masing-masing. Pelatihan tersebut meliputi proses produksi, pengemasan produk, pemasaran, dan sebagainya.

“Di samping itu, KAI rutin mendorong promosi mitra binaan agar semakin dikenal oleh masyarakat melalui sosial media seperti youtube, Instagram, facebook, kegiatan bazar dan pameran baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Agus.

Pada HUT KAI tahun 2019, KAI memfasilitasi 67 mitra binaan dengan menggelar pameran UMKM di 14 stasiun di Jawa dan Sumatera selama satu bulan penuh secara cuma-cuma. Tak hanya di dalam negeri, KAI pun memfasilitasi UMKM yang kinerjanya bagus untuk mengikuti pameran di luar negeri seperti di Malaysia pada 2018 dan di Korea Selatan pada 2019.

Atas usahanya mengelola UMKM, KAI selama empat tahun berturut-turut, mulai 2016 hingga 2019, mendapatkan penghargaan ICSB Awards kategori Business Practicioner dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

“Harapan kami, ke depan UMKM yang KAI bina semakin bertambah baik kualitas maupun kuantitasnya sehingga semakin banyak UMKM yang berhasil naik kelas,” tutup Agus.

 

Sumber : Public Relation KAI

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.