Penyaluran JPS Gemilang Tahap II , Kades Jeringo Apresiasi Gubernur NTB

9

INAnews.co.id, Lombok Barat – Pendistribusian sekaligus penyaluran sembako JPS Gemilang NTB di sampaikan secara simbolis oleh kepala dinas sosial NTB Bapak ashanul khalik di kantor Desa Jeringo dengan sasaran 100 KK yang disaksikan langsung oleh Kanit binmas Polsek Gunungsari, Babinsa dan bhabinkamtibmas Desa Jeringo di halaman kantor Desa, Selasa 2 Juni 2020.

Kegiatan penyaluran ini dilakukan bersama 100 KK penerima manfaat.

Dalam kesempatan itu kepala desa jeringo Sahril menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTB melalui kepala dinas sosial NTB yang telah memberikan langsung bantuan tersebut kepada masyarakat sehingga bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan pokok kebutuhan dasar dalam menyikapi pandemi Covid-19.

“Masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik bantuan sembako tersebut,” ujar sahril.

Sementara itu kepala Dinas sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik mengatakan, ini adalah bentuk kebersamaan, semua memperhatikan masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Virus corona ini tidak menyerang ekonomi saja tapi menyerang psikologis kita maka kita harus sering bersama-sama saling mengingatkan walaupun tidak bertemu walaupun tidak bisa saling berjabat tangan tetapi minimal hati dan batin kita tetap menyatu sehingga kita membutuhkan kebersamaan,” tandasnya.

“Sehingga disamping kerinduan saya bertemu dengan sahabat saya Pak Kades ini memang betul-betul kita ingin mengawal pendistribusian ini pertama tepat sasaran tepat jumlah dan penerimanya oleh masyarakat serta kita bisa saksikan bersama dan betul-betul di manfaatkan oleh masyarakat nanti dengan baik untuk mengatasi situasi kondisi yang sedang kita hadapi bersama terkait pandemi virus Corona,” tambahnya.

Lebih lanjut Ahsanul Khalik juga mengucapkan terima kasih kepada kepala Desa Jeringo, Kapolsek Gunungsari, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa jeringo yang sudah sama-sama mengawal dan membantu dalam penyaluran dan pendistribusian JPS Gemilang ini.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.