Saudi Arabia Longgarkan Lockdown, ISABC Sarankan Penyelenggara Umrah Berkordinasi

Saudi Arabia sejak 31 Mei 2020 lalu sudah membuka penerbangan domestik

43

INAnews.co.id, Saudi Arabia – Masa pandemi Covid-19, Pemerintah Saudi Arabia telah membentuk sebuah komite khusus penanganan Covid-19 yang diketuai oleh Menteri Kesehatan Saudi Arabia.

Komite ini telah mengeluarkan regulasi yang ketat mengenai kesehatan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Saudi Arabia.

Sebelumnya Komite juga telah mengeluarkan keputusan untuk mengendurkan aturan lockdown sehingga mulai dari masjid, mall dan komersial lainnya mulai telah beroperasi walau hanya sebagian kecil.

Atas dasar keputusan Komite tersebut, maka GACA (General Authority of Civil Aviation – Otoritas Umum Penerbangan Sipil Saudi Arabia) telah mendapat arahan untuk mengeluarkan sebuah regulasi untuk membuka penerbangan domestik dalam negeri Saudi Arabia sejak 31 Mei 2020 lalu.

Berdasarkan regulasi tersebut, Saudia Airlines, mulai beroperasi melayani penerbangan domestik walaupun hanya sebagian kecil dari seluruh rute domestik Saudia Airlines sebelum adanya Pandemi ini.

“Namun, hingga saat ini Komite tersebut belum memutuskan kapan dimulainya kembali penerbangan Internasional dari dan ke Saudi Arabia,” ucap Andri Bermawai Presiden Direktur PT. Ayu Berga sebagai GSA Saudi Airline di Indonesia, kepada redaksi pada 22 juni 2020.

Tambahnya, keputusan akan diumumkan kemudian setelah Komite melakukan studi dan akan merekomendasikan waktu yang tepat untuk dibukanya rute Internasional.

“Hingga saat ini, Saudia Airlines juga masih belum ada rencana yang pasti untuk dimulainya penerbangan Internasional sesuai dengan arahan GACA, termasuk ke Indonesia yang sebelumnya terbang ke tiga kota, Jakarta, Surabaya dan Medan,” jelas Andri.

Untuk kepastian hal itu saran Andri, masyarakat dapat mencari berita yang valid melalui kantor Saudi Arabia di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan atau melalui website resmi di Indonesia.

Sementara Hasan Gaido selaku Presiden Indoneisa Saudi Arabia Business Council (ISABC), menyampaikan sebaiknya para penyelanggara umrah berkordinasi dengan Pengurus Organisasi atau Himpunan Haji Umrah.

“Karena pihak penerbangan dan kebijakan Pemerintah Indonesia dan Saudi Arabia akan memberikan informasi kepada para pengurus agar disampaikan kepada anggotanya,” ucapnya.

“ISABC sedang fokus untuk meningkatkan investasi dan export dari Saudi Arabia ke Indonesia seperti bahan makanan keperluan jemaah haji dan umrah Indonesia. Sehingga kedepan makanan produk Indonesia akan ditemukan disana” ucap Hasan , pada 22 juni 2020.

Hasan Gaido juga berharap semoga program ini bagian dari program Pemerintah RI untuk meningkatkan invetasi dan devisa dari Saudi Arabia ke Indonesia.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.