Tak Kunjung Dibangun, Dikbud Diduga Mainkan Tender SMPN 2 Gunungsari

0

INAnews.co.id, Lombok Barat – Ketua Komite Sekolah SMPN 2 Gunungsari Madellah dalam menindak lanjuti proses pembangunan Gedung baru SMPN 2 Gunungsari telah melakukan silaturahmi ke beberapa instansi terkait namun para pihak tersebut melempar tanggung jawab ke BPKAD Lombok Barat yang hingga saat ini belum bisa mencairkan dana.

“Sudah saya tanyak pihak terkait dan dia bilang BPKAD belum bisa cairkan dana,” ujarnya..

Sementara itu, Kepala BPKAD Lombok Barat Fauzan Husniadi saat di konfirmasi media INAnews mengatakan bahwa dirinya sudah membalas surat dan dikirim ke Dikbud Lombok Barat.

“Sudah kita balas surat mereka dua minggu yang lalu dan Dikbud tinggal lakukan lelang tander, tapi kenapa Dikbud tidak berani?,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Sahril selaku Ketua Divisi Advokasi Forum Kepala Desa Gunungsari Batulayar (FK2GB) menduga pihak Dikbud sengaja mengulur waktu agar mendapatkan fee yang banyak.

“Saya menduga di pihak Dikbud Lobar ada permainan dan para pemain ini mengulur waktu agar mendapatkan fee yang lebih besar,” ujarnya.

Lebih lanjut Sahril juga menjelaskan dengan terbengkalainya persoalan pembangunan sekolah SMPN 2 Gunungsari ini mencerminkan ketidak seriusan Pemda melalui dinas dikbud terhadap penanganan dunia pendidikan di Lombok Barat.

“Adapun ketika ada penundaan itu harus jelas apa dasarnya yang dimana perencanaan awalnya harus dibangunkan pada bulan April ini terus ditunda tanpa melihat kondisi sekolah daruratnya yang mirip dengan kandang sapi itu, ini sekolah negeri kok memalukan sekali cara perlakuannya kami meminta kepada Bupati untuk memerintahkan para pihak yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan baik itu terkait sarana dan prasarana sekolah daruratnya,” ujarnya

Tak hanya itu Sahril juga meminta pembangunan Gedung baru SMPN 2 Gunungsari segera dilakukan penanganan yang baik biar lebih layak.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.