Berkat Lobi MJL, Kota Bitung Akan Menjadi Pusat Data Indonesia Bagian Timur

84

INAnews.co.id Bitung– Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia Johnny G Plate SE yang di dampingi Wali Kota Bitung Maximilian J Lomban (MJL), kunjungi lokasi yang akan di jadikan program palapa ring, akses internet, dan BTS di perkebunan Waleleng Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Selasa 28 Juli 2020.

MJL dalam Laporannya mengatakan, dengan hadirnya Menteri Kominfo RI di Kota Bitung adalah suatu hal yang luar biasa dan juga suatu kegembiraan bagi dirinya dan masyarakat Kota Bitung yang turut hadir pada saat kegiatan tersebut.

“Selamat datang di Kota Bitung Pak Menteri bersama rombongan yang ada. Untuk persyaratan Bitung sebagai tempat pusat data Nasional sudah siap dan lengkap. Tapi yes or no ada di tangan Pak Menteri,” ujar Lomban.

Sementara itu Menteri Kominfo RI Johnny Gerard Plate SE dalam sambutannya menyampaikan, kehadirannya beserta rombongan, secara khusus ingin melihat bagaimana pembangunan pusat data Nasional, hal ini yang sangat dibutuhkan Indonesia khususnya dalam kaitan dengan penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Kita harus membangun satu pusat data Nasional, dalam rangka menghasilkan satu data Nasional, seperti yang diinginkan oleh Pak Presiden Joko Widodo,” ujar Plate.

Lanjut Plate, akan ada 4 titik pusat data Nasional yang akan saling terhubung satu dengan yang lainnya, yang pertama ada di Jakrta, ke dua di Ibu Kota Negara yang baru, ke tiga di Kepulauan Riau tepatnya di Batam, dan yang ke empat ada di Bitung yang merupakan titik sentral untuk Indonesia bagian Timur.

“Pertimbangan untuk pembangunan pusat data Nasional ini harus komperhensif dengan empat syarat yang harus terpenuhi. Pertma tersedianya lahan yang memadai dengan syarat geologinya, kemudian infrastruktur penunjang utama seperti pengadaan kabel fiber optik suplai yang memadai, selanjutnya aksesibilitasnya dari segi transportasi harus baik mengingat data sangat strategis, dan yang terakhir security sistem mulai dari pengamanan ring paling luar seperti Kamtibmas, hingga di dalam area yang berlapis-lapis. Karena mengingat data ini sangat strategis dan data ini juga terkait dengan masa depan Bangsa dan Negara,” jelasnya.

Plate juga menambahkan, hal ini juga akan berdampak pada lingkungan baik dari sisi ekonomi, sosial, dan aspek kehidupan lainnya, karena ini salah satu implementasi dari proyek yang kapitalnya cukup besar dan tentu dana oprasionalnya cukup besar.

“Kunjungan ini dalam rangka untuk mengetahui persisnya kesiapan pembangunan pusat data di tempat ini, kita masih punya cukup waktu untuk memenuhi persyaratan-persyaratan yang ada dan Bitung menjadi tempat evaluasi pertama untuk skenario mana yang akan dipilih nantinya,” tutup Plate.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.