Pihak RSUD Kota Mataram Kembalikan Uang Pembayaran Rapid Test Seorang Warga

34

INAnews.co.id, Mataram – Menanggapi temuan warga yang membayar rapid test di RSUD Kota Mataram, Dr. Jack selaku Dirut mengklarifikasi kejadian tersebut kepada media INAnews, Jum’at (10/7/2020) via telepon Whatsaap.

Dr. Jack lebih lanjut menggatakan bahwa kejadian tersebut kurangnya sosialisasi kepada petugas terkait statment Walikota Mataram tentang Rapid Test dan Swab Gratis.

“Jadi gini kan petugas di RSUD Kota Mataram kan beda beda orangnya, mungkin kurang sosialisasi jadi sudah kita panggil juga dan ditemukan hanya satu orang saja,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dr. Jack juga menambahkan bahwa sudah dilakukan pengembalian uang kepada warga yang membayar rapid test tersebut.

“Sudah kita kembalikan uangnya ko,” tandasnya.

Sementara itu, Dr. Jack juga menjelaskan bahwa pihak RSUD sudah melakukan Backup untuk 11 puskesmas yang ada di kota Mataram terkait pelayanan Rapid Test gratis.

“Kita Backup 11 puskesmas yang ada di kota Mataram untuk melakukan Rapid Test gratis,” jelasnya.

Direktur RSUD Kota Mataram juga mengatakan bahwa di luar warga kota Mataram akan dikenakan biaya untuk rapid test sesuai surat edaran sebesar 150.000 rupiah.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.