Tanggapan Ketua KPU Provinsi Sulut Atas Dugaan Kasus Perzinahan Ketua KPU Bitung

39

INAnews.co.id Bitung- Tersandungnya Ketua KPU Kota Bitung,Desly Sumampouw atas laporan polisi dugaan kasus perzinahan ditanggapi Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Ardiles Mario Revelino Mewoh SIP, MSi.

Ardiles saat di konfirmasi Redaksi melalui pesan singkat WhatsApp pada hari Minggu 19 Juli 2020 mengatakan, kalau pihaknya menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kita menghormati proses hukumnya , KPU tidak akan menghalangi, namun tetap juga menghormati asas praduga tak bersalah, yang pasti perlu diketahui hal ini tidak akan menghambat tahapan pemilihan Wali Kota Bitung yang sementara berjalan”, ujar Ardiles.

Ardiles juga menambahkan rencananya pada hari Senin 20 Juli 2020, pihaknya juga akan berkunjung ke KPU Kota Bitung untuk memastikan tahapan Pilkada tetap berjalan dengan lancar.

“Besok KPU Provinsi akan supervisi ke KPU Bitung untuk memastikan tahapan pemilihan tetap berjalan dengan lancar”, ucap Ardiles.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung Desly Sumampouw (DS) terlibat asmara terlarang dengan anggota PPK Kecamatan Ranowulu Stephani C Tarore (SCT).

Desly dilaporkan oleh suami sahnya Hanny Jantri Tangkilisan (HJT), pada hari Sabtu 18 Juli 2020 pukul 20.00 WITA.

Dengan Laporan Polisi Nomor : STPL/129/VII/2020/Res Btg/Sek Matuari.

Diketahui kejadian ini berawal dari kecurigaan pelapor Hanny Jantri Tangkilisan (HJT) sejak Agustus 2019 yang lalu, namun baru sekarang dilaporkan.

“Saya mendapat info dari tukang ojek kalau istri saya berada di tempat kos samping RSUD Manembo-nembo. Saya menduga istri saya ada bersama DS, pada tempat indekos lantai 2, setelah saya meminta izin ibu kos dan menunjukkan kartu keluarga, saya mengetuk pintu indekos beberapa kali, istri saya keluar, dan saya melihat pintu indekos ada yang terkunci dari dalam. Kami ribut sehingga terjadi tarik-menarik, saya curiga di dalam kamar indekos ada DS,”jelas HJT.

Lanjut HJT, saat dirinya berdebat dengan istri sahnya yakni SCT, lelaki yang berada dalam kamar kosan itu menghilang dan diduga melompat dari jendela, tapi pada saat itu mobil Toyota Avanza Veloz warna putih dengan nomor polisi DB 1464 LZ yang diduga milik dari DS ditinggalkan di lokasi kejadian.

Keyakinan HJT bahwa laki-laki yang berada dikamar bersama istrinya (SCT) adalah DS karena sesuai keterangan beberapa orang yang tinggal di kos-kosan tersebut.

“Jadi foto Ketua KPU saya tunjukan ke anak indekos dan mereka membenarkan bahwa orang yang sesuai foto yang saya tunjukan, orang itu yang selalu datang ke kamar tersebut dan membawa makanan,” tutur Hanny.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.