Berkat Bunda Khouni, Chelsea Dan Muna Berhasil Di Evakuasi

1.889

INAnews.co.id Bitung- Pasca diguyur hujan seharian di Kota Bitung, membuat Chelsea dan Muna panggilan buat kedua ular piton, yang di pelihara oleh warga di evakuasi ke penangkaran hewan Tasikoki oleh pihak BKSDA Kota Bitung, Senin 14 September 2020.

Evakuasi yang difasilitasi oleh Bunda Khouni Lomban Rawung ini berjalan dengan baik, karena memakai tenaga ahli dari Tasikoki itu sendiri, ular piton yang sudah di pelihara selama 12 Tahun dan panjang sekitar 4-5 Meter tersebut, diketahui setelah terjadi banjir pada hari minggu 13 September 2020.

Menurut Bunda Khouni, ular tersebut bukan diambil oleh pemerintah tapi akan di rawat, dan pemilik ular tersebut harus memiliki ijin dan tempat yang memadai untuk memeliharanya agar tidak mati.

“Pak Walikota tadi mengapresiasi ada masyarakat yang senang mau merawat satwa liar, serta ada kesadaran mau menyerahkan satwa tersebut ke pemerintah mengingat kota Bitung sedang terjadi luapan air akibat curah hujan yang tinggi,” ucap Bunda Khouni.

Masih di tempat yang sama, Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sulut, Yakub Ambagau yang turun langsung dalam evakuasi tersebut mengatakan, akan mengembalikan kedua ular piton tersebut kepada pemiliknya apabila telah mengurus perijinan dan memiliki tempat yang sesuai standart.

“Satwa liar tak bisa sembarang dipelihara oleh masyarakat. Karena kedua ular ini dipelihara tanpa ijin maka kami akan evakuasi sementara ke Tasikoki. Kalau keluarga ini bersedia mengurus ijin secara resmi, maka akan segera kami kembalikan,” Ujar Ambagau.

Turut hadir dalam evakuasi ular tersebut, Kepala Dinas DLH, Lurah dan Camat Madidir serta warga yang tinggal di seputaran tempat evakuasi ular piton tersebut.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.