Langgar Protokol Kesehatan Saat Daftar Di KPU, Kemendagri Beri Sanksi Tegas Kepada Maurits Dan Hengky

2.607

INAnews.co.id Bitung- Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mendapat teguran keras dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Teguran itu terkait menimbulkan kerumunan massa pada saat pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Pilkada Serentak 2020, ke Kantor KPU pada sabtu 5 september 2020.

Teguran itu disampaikan Kemendagri, melalui Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Politik dan PUM), Dr. Bahtiar, M.Si.

Bahtiar sangat menyayangkan banyaknya kerumunan massa pada saat pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Pilkada Serentak 2020 selama dua hari terakhir ini.

Dari 49 Kepala Daerah yang di tegur secara keras oleh Kemendagri salah satunya Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri.

Dari pantauan redaksi dilapangan tampak sempat terjadi kerumunan massa pada saat paslon Maurits Mantiri dan Hengky Honandar pada sabtu 5 september 2020.

Warga Bitung berkerumun saat Maurits Mantiri menuju KPU Kota Bitung , Sabtu (5/9/2020) – (Foto : INAnews)

“Mendagri sudah menghimbau agar pada saat pendaftaran bapaslon cukup perwakilan partai politik dan petugas administrasi pendaftaran saja. Tapi ternyata masih banyak yang membawa massa pendukung dalam jumlah besar,” kata Bahtiar dalam rilisnya yang diterima Redaksi, senin 7 september 2020.

Bahtiar juga menambahkan, pihaknya mendukung sepenuhnya sikap tegas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menghentikan segala bentuk kerumunan massa.

“Dalam PKPU No. 6 Tahun 2020 sudah diatur ketentuan pendaftaran bakal pasangan calon harus memperhatikan protokol kesehatan”, jelasnya.

Lanjutnya, dalam Pasal 50 ayat 3 PKPU No.6 Tahun 2020, pendaftaran bapaslon hanya dihadiri oleh ketua dan sekretaris parpol pengusul dan atau bapaslon perseorangan.

Paslon Maurits Mantiri dan Hengky Honandar saat dikerumuni warga , sabtu (5/9/2020) – (foto : INAnews)

Lebih lanjut, Dirjen Politik dan PUM ini juga memohon bantuan aparat keamanan dan aparat penegak hukum sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Peraturannya sudah jelas, jadi bagi yang melanggar protokol kesehatan harus mendapatkan sanksi,” tegas Bahtiar.

Untuk itu, pihaknya menghimbau agar seluruh bakal pasangan calon selalu patuh pada protokol kesehatan.

“Mohon kepada pimpinan parpol untuk mengingatkan paslonnya. Begitu pula dengan bapaslon perserorangan,” ujarnya.

Aksi kerumunan warga menurut Ketua Bapilu Partai Perindo Jhon Dumais , karena inisiatif warga (foto : INAnews)

Bahtiar juga meminta rekan media dan masyarakat khususnya pemilih pada 270 daerah yang melangsungkan Pilkada Serentak, agar lebih kritis kepada paslon yang tak menghiraukan protokol kesehatan.

“Keselamatan warga negara di atas segalanya. Mari kita bersatu dan saling mengingatkan pentingnya kepatuhan menjalankan protokol kesehatan, dalam Pilkada Serentak 2020,” ucapnya.

Plt Bupati Cianjur

Paslon Melanggar protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan massa

Bupati Muna Barat
Bupati Muna
Bupati Wakatobi
Wabup Luwu Utara
Bupati Konawe Selatan
Bupati Karawang
Bupati Halmahera Utara
Wabup Halmahera Utara
Bupati Halmahera Barat
Wabup Halmahera Barat
Walikota Tidore Kepulauan
Bupati Belu
Wabup Belu
Bupati Luwu Timur
Wabup Luwu Timur
Wabup Maros
Wabup Bulukumba

Bupati Majene
Wabup Majene
Bupati Mamuju
Wabup Mamuju
Wakil Wali Kota Bitung
Bupati Kolaka Timur
Bupati Buton Utara
Bupati Konawe Utara
Wali Kota Banjarmasin
Wabup Blora
Wabup Demak
Bupati Serang
WakiL Wali kota Cilegon
Bupati Jember
Bupati Mojokerto
Wabup Sumenep
Wakil Wali Kota Medan
Wali Kota Tanjung Balai
Bupati Labuhan Batu
Bupati Pesisir Barat
Wakil Bupati Rokan Hilir
Bupati Rokan Hulu
Wabup Kuantan Sengingi

Bupati Dharmasraya
Wabup Musi Rawas
Bupati Ogan Ilir
Bupati Ogan Komering Ulu Selatan
Wabup Ogan Komering Ulu Selatan
Bupati Musi Rawas Utara
Wabup Musi Rawas Utara
Bupati Karimun
Wabup Karimun
Bupati Kapahiang
Bupati Bengkulu Selatan
Gubernur Bengkulu

 

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.