PDAM Gandeng Kejaksaan, Tangani Pelanggan Menunggak

131

 

INAnews.co.id Bitung– PDAM Duasudara Bitung menggelar penandatanganan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Bitung yang dilakukan pada hari Selasa, 29 September 2020 bertempat di Aula kantor Kejaksaan Negeri Bitung.

Direktur PDAM Kota Bitung Raymond Luntungan, ST, M.Si dalam sambutannya mengatakan banyak yang harus dilakukan dalam upaya perbaikan, dan semua itu PDAM Duasudara Kota Bitung membutuhkan dana atau investasi yang cukup besar.

Dan menjadi kendala saat ini, banyaknya pelanggan yang belum melakukan pembayaran tagihan sehingga total tagihan berjumlah lebih dari 40 sampai 45 Miliar dan satu angka yang cukup besar karena itu terakumulasi dari beberapa tahun. Dalam 3 tahun terakhir ini, setiap tahun piutang pelanggan itu rata-rata 7 Miliar, yang ujungnya sangat memberatkan kinerja tetapi juga dalam hal pengembangan untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

Tunggakan dari pelanggaran menjadi dasar PDAM Duasudara Kota Bitung untuk melakukan kerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri Bitung. Karena sepertinya untuk masalah ini kadang-kadang dipandang sebelah mata oleh pelanggan, bahkan air yang merupakan kebutuhan banyak orang kebutuhan hidup orang banyak. “Harusnya menjadi nomor satu karena tidak mungkin orang tanpa air tetapi dalam prakteknya untuk pembayaran tagihan air itu hanya menjadi prioritas,” tegas Luntungan.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frankie Son, SH, MM, MH menyambut baik kerjasama tersebut. Bahkan berjanji akan memberikan pendampingan bagi pihak PDAM Duasudara Kota Bitung dalam hal melakukan penagihan kepada pelanggan yang telah menunggak. “Kerjasama ini sangat dibutuhkan supaya upaya peningkatan kualitas dalam pelayanan kita dapat tercapai,” kata Kajari.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.