One Pride MMA FN 38, Ade Permana Sukses Pertahankan Sabuk Juara Atomweight Ke-6 Berturut-turut

46

INAnews.co.id, Jakarta – Bertajuk No Surrender One Pride MMA Fight Night 38 digelar dengan menghadirkan 4 bout. Fight Night kedua yang digelar di masa pandemi covid-19 ini, tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Semua yang atlet terlebih dahulu melakukan test dan karantina, selain itu semua yang terlibat baik dari KOBI, PT Merah Putih Berkibar dan tvOne juga melakukan test sebelum dapat hadir di FN 38.

 

Pertandingan juga digelar tanpa penonton dengan jumlah kru yang dibatasi sehingga tidak ada kerumunan baik di dalam maupun di luar arena One Pride MMA.

Laga utama Fight Night 38 malam tadi adalah title fight kelas atomweight. Ade Permana sang juara menghadapi Lipin Sitorus. Awal pertarungan Lipin langsung mengajak Ade bermain bawah, namun Ade mampu membalikan serangan dan keduanya kemudian bermain atas. Ade kemudian menjatuhkan Lipin dan mengunci Lipin dengan teknik rear naked choked. Pertarungan berlanjut ke ronde kedua, Ade secara agresif melepaskan pukulan dan tendangan yang membuat Lipin kewalahan. Keduanya kemudian bermain bawah, tak butuh waktu lama, Ade kemudian berhasil melakukan kuncian naked choked dan sukses mempertahankan Sabuk Juara Kelas Atomweight dan rekor 6 kali kemenangan berturut-turut.

Saya menghadapi lawan yang kuat, tapi motivasi saya sangat besar. Lipin memiliki power otot dada yang sangat besar sehingga saya kesulitan dalam melakukan kuncian rear naked choked, jadi saya gunakan teknik-teknik lain supaya tidak habis energi. Saya sangat ingin sabuk ini menjadi sabuk abadi bagi keluarga saya dan menceritakan ini ke anak dan cucu saya. Kata Ade Permana usai pertarungan.

Partai Perbaikan peringkat kelas welterweight Alwin Kincai menghadapi Sarif Saepudin. Pertandingan berlangsung panas sejak awal ronde pertama. Keduanya saling adu tendangan. Alwin melepaskan low kick, yang dibalas serangan kombinasi Sarif.

Sarif akhirnya mengajak Alwin main bawah, tapi ia gagal mengunci Alwin. Keduanya kembali bermain atas saling jual-beli serangan sampai ronde pertama berakhir. Pada awal ronde kedua, Sarif lebih dulu melakukan serangan ia melepaskan high kick dua kali berturut-turut yang membuat Alwin Kincai kewalahan. Alwin Kincai kemudian memaksa Sarif bermain bawah dan mengunci Sarif Saepudin. Alwin kemudian melakukan ground and pound kearah wajah Sarif yang membawa Alwin Kincai sukses menang TKO atas Sarif Saepudin.

Tidak ada kesulitan yang penting mengikuti alur permainan dan berusaha karena semua kan yang di atas yang menentukan sebab dalam pertandingan tidak bisa diprediksi akan kena tendangan atau pukulan. Kata Alwin Kincai.

Selanjutnya pada pertarungan perbaikan peringkat kelas featherweight antara Yordan Hilapok dan Eperaim keduanya sempat bermain secara hati-hati, akhirnya Eperaim mulai melakukan serangan yang dibalas dengan low kick oleh Yordan Hilapok. Eperaim bermain agresif di menit awal ronde pertama, tendangannya mengenai rahang dan wajah kiri Yordan Hilapok dan membuat Yordan terjatuh.

Eperaim sempat mengunci Yordan Hilapok, tapi Yordan berhasil lolos. Keduanya kembali berhati-hati dan membuat jarak di menit akhir ronde pertama. Pada ronde kedua Yordan sempat melepaskan pukulan namun Eperaim kembali mengajak bermain bawah, ia mengunci Yordan dan melakukan ground and pound.

Di akhir ronde kedua Eperaim melakukan rear naked choked yang membuat Yordan Hilapok menyerah dan melakukan tap out. Eperaim Ginting sukses memenangkan pertarungan dan menambah rekor kemenangan 4 kali belum pernah kalah.

Pada laga perbaikan peringkat kelas flyweight antara Sutrisno dan Galih Tornado di awal pertarungan Galih melepaskan low kick ke arah Sutrisno. Namun, Sutrisno berhasil mengunci Galih di posisi bawah. Sutrisno berada di posisi atas dan melakukan ground and pound ke Galih hampir selama ronde satu berlangsung.

Di akhir ronde pertama Galih sempat berdiri dan melepaskan knee ke arah kepala Sutrisno. Namun, Sutrisno kembali mengunci Galih sampai ronde pertama usai. Di akhir ronde pertama Galih terkapar dan tidak bisa melanjutkan pertarungan. Duel akhirnya dimenangkan Sutrisno secara TKO di Ronde pertama menit kelima.

One Pride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia dengan menghadirkan 300 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia.

Untuk berita terbaru terkait One Pride Pro Never Quit, silakan kunjungi www.onepride.net, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.