Jemaat GMIM Karmel Pinokalan Kecewa, Bantuan Olly Dondokambey Ditambah Dengan Uang Kas Jemaat

1.850

INAnews.co.id Bitung- Sejumlah Anggota Jemaat soroti, hasil sidang Majelis jemaat GMIM Karmel Pinokalan.

Pasalnya bantuan yang diberikan mengatasnamakan Olly Dondokambey tersebut yang notabene nya adalah Calon Gubernur Sulawesi Utara dari incumben.

Dari informasi yang didapat Redaksi , dari beberapa anggota jemaat GMIM Karmel Pinokalan, jikalau bantuan berupa beras sudah disalurkan secara simbolis pada tanggal 2 Desember 2020, dan sampai saat ini pun masih di salurkan ke Jemaat.

Ketika di konfirmasi ke salah satu Pelayan Khusus GMIM Pinokalan Hence Gosal membenarkan hal tersebut, menurutnya, “Calon Gubernur Sulut itu (Olly_Red) memberikan bantuan Covid 19 sebesar Rp. 25 Juta, dengan rincian Rp. 15 juta dibelikan beras dan dibagikan ke Jemaat, Rp. 5 juta diberikan ke Ketua Jemaat, Rp. 2,5 juta ke Pendeta Pelayanan, Rp. 2,5 Juta lagi ke Guru Agama,” kata Hence, Kamis 3 Desember 2020.

“Jumlahnya kurang sehingga dari Ketua Jemaat Gereja GMIM Karmel Pinokalan Pdt Yetti mengadakan rapat majelis dan mengambil keputusan untuk melengkapi bantuan yang kurang tersebut, dan untuk melengkapinya mengambil sebagian dana dari uang Kas Gereja atau Kas Jemaat, ” lanjut Hence memberi keterangan kepada Redaksi.

Sementara itu Stenly Mamangkey salah satu Jemaat GMIM Karmel Pinokalan sangat menyayangkan hal tersebut.

Menurut Stenly seharusnya para pimpinan yang ada di Gereja tidak mengambil dana dari Kas Jemaat untuk ditambahkan ke bantuan yang kurang tersebut.

Karena menurut Stanley, bantuan yang diberikan itu adalah bantuan yang diberikan atas nama pribadi dari Olly Dondokambey. Dimana Olly yang saat ini mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulut.

“Saya kecewa karena ini ada indikasi kalau politik sudah masuk ke rumah ibadah, bantuan tersebut diduga hanya berkedok sebagai bantuan Covid 19, tapi tujuannya adalah untuk kepentingan politik, saya minta Bawaslu, Polri dan instansi terkait lainnya agar lebih jeli lagi untuk menjalankan fungsi pengawasannya”, tegas Stenly kepada Redaksi, Kamis 3 desember 2020.

Sampai berita ini di muat/publish belum ada keterangan yang diberikan sebagai konfirmasi resmi dari Ketua Jemaat GMIM Karmel Pinokalan.

Komentar Anda

Your email address will not be published.