Kejaksaan Agung Sita dan Blokir Aset PT ASABRI

42

INAnews.co.id, Jakarta- Terkait perkara tindak pidana korupsi di perusahaan PT ASABRI, akhirnya Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memblokir sejumlah aset milik PT ASABRI itu.

Dalam siaran persnya pada Minggu 24/01/21, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menyebutkan alasan penyidik melakukan penyitaan aset milik PT Asabri yaitu untuk pengembalian kerugian negara yang timbul akibat korupsi di perusahaan tersebut.

“Iya, ada beberapa aset yang disita dan diblokir ya terkait kasus korupsi PT Asabri,” Ungkap Febrie.

Namun saat ini Febrie belum bisa memerinci aset apa saja yang telah disita tim penyidik Kejagung terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri tersebut.

“Belum bisa diumumkan dulu, nantilah, karena nanti penyidik terganggu kan,” Lanjut Febrie.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono menyampaikan aset yang disita tim penyidik Kejagung dari PT Asabri yaitu sejumlah dokumen dan data yang dinilai terkait kasus korupsi PT Asabri.

“Sebagian dokumen sudah disita,” ujar Ali.

Sebelumnya, Kejagung dalam waktu dekat bakal memeriksa Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi Asabri.

Ali Mukartono mengatakan alasan pihaknya bakal memeriksa Benny Tjokrosaputro yang berstatus terpidana dalam perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya yaitu untuk menindaklanjuti pernyataan eks Dirut PT Asabri Purnawirawan Mayor Jenderal TNI Adam Rachmat Damiri yang menyebutkan PT Asabri sempat melakukan investasi ke MYRX.

Kendati demikian, Ali tidak merinci kapan Benny Tjokrosaputro bakal diperiksa penyidik Kejagung dalam perkara tindak pidana korupsi PT Asabri.

“Kalau disebut-sebut Hanson ya berarti pemiliknya kita periksa nanti. Waktunya kapan, itu terserah Direktur Penyidikan saja,” Pungkas Ali.

 

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.