DEN KSBSI Gelar Pelatihan Mapping dan Pelatihan Riset Tempat kerja

616

INAnews.co.id, Jakarta – Adalah sebuah tantangan bagi DEN Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) untuk mengubah paradigma lama dan menjadikan riset sebagai ujung tombak pengembangan serikat buruh yang kuat di masa depan.

Berkenaan dengan hal tersebut, DEN KSBSI gelar pelatihan  melakukan Mapping dan Pelatihan Riset Tempat kerja, sebagai pembekalan pengetahuan dan keterampilan bagi para pengurus di tingkat DPC/PK dalam melakukan kajian yang bermanfaat bagi pemecahan persoalan di tempat kerja dan pengembangan Serikat Buruh di masa dating pada Selasa – Rabu (28 – 29 September 2021), Di Hotel Ibis Senen, Jakarta Pusat,

Ir. Markus S Sidauruk, MM (Deputi Bid Program KSBSI), Ketua Pelaksana Pelatihan.

Dalam keterangan persnya pada Media INAnews, Ir. Markus S Sidauruk, MM selaku Deputi Bid Program KSBSI mengungkapkan Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali para pemimpin SB di tingkat Cabang dan Komisariat dalam melakukan kajian yang berguna bagi pengembangan dan pemecahan masalah organisasi; baik di tingkat Kab/Kota maupun ditingkat perusahaan.

“Tujuan umum dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman dan ketrampilan bagi para pengurus di tingkat cabang dan pengurus komisariat dalam melakukan kajian dan penelitian sederhana di tempat kerja/di tingkat perusahaan” Lanjut Markus.

Elly Rosita Silabahn, SH. Presiden KSBSI, Membuka Pelatihan Mapping & RISET Tempat Kerja.

Pada kesempatan sebelumnya, Elly Rosita Silaban, SH. Presiden KSBSI berkesempatan membuka acara pelatihan Mapping & Riset Tempat Kerja, berpesan  “ Adalah sebuah tantangan bagi DEN KSBSI untuk mengubah paradigma lama dan menjadikan riset sebagai ujung tombak pengembangan serikat buruh yang kuat di masa depan.

“ Untuk itu anggota KSBSI harus cerdas ketika melakukan sosial dialog, Anggota Serikat Buruh mampu memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi organisasi dengan mengedepankan data dan fakta baik terkait sebuah kejadian/peristiwa berdasarkan penelitian atau riset.” Tambah Elly berpesan.

Sementara itu Rekson Silaban, SE, MSI, – dari Majelis Pertimbangan Organisasi yang didapuk sebagai mentor menegaskan “ Bagi kebanyakan serikat buruh (SB), bidang penelitian adalah kegiatan pelengkap dari kegiatan utama SB, seperti; perekrutan, pelatihan, dan penanganan kasus anggota. Belum menjadi ujung tombak dalam pengembangan dan pemecahan masalah yang dihadapi SB”.

“ Untuk itu pelatihan Mapping & Riset Tempat Kerja ini sangat penting, Karena Peserta pelatihan nantinya mampu merancang sebuah penelitian sederhana, Serikat Buruh yang cerdas mampu menggunakan data dan hasil penelitian dalam proposal perbaikan kondisi kerja seiring peningkatan produktivitas dalam pertemuan LKS Bipartit dan atau dalam perundingan PKB” tegas Bang Rekson biasa disapa.

Pada akhirnya peserta pelatihan nantinya mampu melakukan audit kepatuhan sosial dan bagaimana menggunakan audit sosial dalam memenuhi hak-hak buruh/pekerja di tempat kerja serta meningkatkan kesejahteraan mereka, Tutup Bang Rekson.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.