Klarifikasi Dugaan Kealfaan Prosedural Kerjasama Media di Pemkot Bitung

368

INAnews.co.id Bitung- Berikut klarifikasi terkait dugaan kealfaan prosedural di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bitung dalam hal kerjasama media.

Dalam klarifikasinya kepada Redaksi, jika Direktur, Ronald Tambengi, SE, CH pada Rabu 13 oktober 2021, malam.

Dimana Tambengi mengatakan hal tersebut tidak benar dengan pengakuan Diskominfo, jika Pimpinan Redaksi di XManadoNew telah mengundurkan diri.

“Sebab sampai saat ini nama Reky Simboh masih di dalam box redaksi dan merupakan pimpinan redaksi di XManadoNew, karena statusnya hanya istirahat dalam hal aktifitas rutin di kantor,” beber Ronald dalam keterangannya kepada Redaksi pada Rabu 13 oktober 2021, malam.

Ia menambahkan terkait dokumen chat whatsapp internal perusahaan yang beredar juga menurutnya tidak benar.

“Tapi untuk jelasnya, pertanyaan komisaris tentang kesiapan kembali Pemimpin Redaksi yang ada dalam chat tersebut benar, karena pada saat itu Reky ijin secara tatap muka dengan saya selaku Direktur untuk istirahat aktivitas rutin sejak bulan Mei 2021 karena ada urusan keluarga,” ujarnya.

Namun tambah dia, penyebab nama Reky masih tercantum sebagai Pimpinan Redaksi di dalam box redaksi karena statusnya hanya izin tidak bisa masuk full ke kantor, karena beliau lagi banyak urusan keluarga.

“Selain itu bertepatan juga aktifitas kerja perusahan dibatasi dan harus WFH akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ronald juga membantah adanya surat secara resmi pengunduran diri dari Reky sebagai pimpinan redaksi.

“Begitu juga surat keberatan yang dilayangkan Reky Simboh ke Kominfo, itu tidak benar karena dianggap tanpa sepengetahuan pihak Direksi, karena kami juga tidak menerima tembusan sampai saat ini, walau dalam suratnya Reky menulis sudah ada tembusan ke pihak Direksi,” bebernya kepada Redaksi.

Terkait MoU antara pihak perusahan dengan Kominfo Kota Bitung, Ronald juga mengatakan sudah sesuai regulasi.

Karena awal pemasukan berkas penawaran sampai pada posisi tanda tangan MoU perusahan masih memiliki Pimpinan Redaksi Aktif.

“Selebihnya, untuk soal surat menyurat dan kuasa atau legalitas perusahan itu berhubungan dengan saya selaku direktur karena menyangkut bisnis sebab dimana-mana wajib sepengetahuan dari direktur,” urainya

“Makanya kalau ditulis tidak sesuai dari sisi mana? Kan untuk MoU dibuat dan di tanda tangani sudah sesuai regulasi,” tandasnya.

Diketahui dugaan kealfaan dokumen di Dinas Komunikasi dan Informatika Bitung, mulai terkuak.

Pasalnya dalam kerjasama media yang dilakukan Kominfo Bitung dengan salah satu media diduga tidak memenuhi syarat untuk disebut sebagai media.

Dimana dari keterangan yang dihimpun Redaksi media tersebut ternyata diduga sudah tidak memiliki Pimpinan Redaksi sehingga tanpa ada penanggung jawab secara administratif.

Sementara dalam syarat kerjasama di Pemkot Bitung, setiap media diwajibkan memiliki Pimpinan Redaksi. Selain itu, surat tugas wartawan Biro wajib ditandatangani pimpinan redaksi.

Padahal dalam kontrak kerjasama jelas tertulis bahwa media yang diakomodir harus memenuhi syarat dan telah diverifikasi.

Kabid Layanan Informasi Humas dan Persandian, Drs Sem Muhaling saat dikonfirmasi dalam pemberitaan sebelumnya mengatakan, tidak membantah jika adanya media yang tak memenuhi syarat dalam kerjasama di Diskominfo Bitung.

“Memang mantan pimpinan redaksi XManadoNew sudah menemui saya. Ia juga telah membuat surat pernyataan bahwa sudah tidak lagi menjabat sebagai pimpinam redaksi,” ujarnya pada Rabu 12 oktober 2021.

Sehingga lanjut dia, jika nanti media tersebut kena TGR, itu urusan oknum wartawannya.

“Saya juga berharap pemilik perusahaan bisa sadar akan kondisi ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Muhaling juga membantah adanya dugaan kongkalingkong dalam kerjasama media di Kominfo Bitung.

“Karena sebenarnya lebih dari 50 persen media tidak memenuhi syarat untuk diakomodir dalam kontrak kerjasama. Tapi karena ada disposisi Wali Kota jadi diproses kerjasamanya,” tandas Muhaling.

 

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.