Papi Manafe Diduga Terlibat Kasus, Pihak Partai Nasdem Belum Melakukan PAW

662

INAnews.co.id, Rote Ndao – Anggota DPRD Rote Ndao dari Fraksi Nasdem atas nama Olabert Arians Manafe alias Papi Manafe semestinya sudah digantikan dengan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Papi Manafe juga diduga terlibat kasus perzinahan dan hutang piutang dan telah vonis Pengadilan Negeri Kupang salah satunya.

Nur Yusak Ndu’ufi Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kabupaten Rote Ndao, dihubungi media melalui telepon hal itu harus sesuai regulasi, menurutnya ada tiga poin yang dapat mengakibatkan anggota DPRD Kabupaten/Kota berhenti antar waktu.

“Pertama karena meninggal dunia, kedua karena permohonan pengunduran diri anggota DPRD sendiri dan ketiga karena diberhentikan,” ucap Yusak.

Semestinya Papi Manafe, yang bersangkutan diberhentikan karena sudah dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, tapi sampai saat ini masih berkantor

Menurut Nur Yusak Ndu Ufi, bukan masalah proses pemberhentian , tetapi proses ini pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh saudara Papi Manafe.

“Jadi kalau terkait pemberhentian proses karena tugas kewenangan partai melalui lembaga DPRD. Sebagai BKD DPRD sudah melangkah terkait dengan pengaduan dan surat masuk dari masyarakat pengadu terkait dengan perilaku dari saudara kita untuk piutang,” lanjutnya.

” Ada beberapa pengadu dari masyarakat terkait dengan hutang piutang , selain hutang uang tetapi ada juga hutang barang untuk pekerjaan proyek fisik di Rote,” tegasnya.

Ditambahkannya, langkah untuk memanggil dan meminta keterangan dari para pengadu dan juga pihaknya sudah mengundang yang bersangkutan, namun 2 kali yang bersangkutan tidak hadir sehingga agendakan usai liburan Idul Fitri.

Sementara kasus dugaan perzinahan yang dilaporkan , dari BKD juga sudah mengadakan rapat di BKD terkait  dan  keputusan pengadilan sudah diterima dan pihaknya sudah bersurat ke pimpinan DPRD.

” Maka itu yang kami sampaikan kepada pimpinan DPRD untuk melanjutkan ke pimpinan partai yang bersangkutan. BKD telah lakukan fungsinya sehingga anggota tersebut selama 4 bulan tidak menerima gaji setelah selama ditahan,” ucap Yusak.

Pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudilla

Alfred Saudilla Ketua DPRD Kabupaten Rotendao mengatakan telah melakukan proses terhadap Papi Manafe , terkecuali ada proses dari BKD.

” Kalau tidak ada proses dari BKD maka kita pimpinan lembaga tidak bisa bersikap jadi kita pimpinan bersurat ulang -ulang meminta kepada BKD untuk memproses hanya sampai saat ini juga BKD waktu permasalahan papi yang pertama hingga saat ini timbul kasus baru lagi tidak ada proses dari BKD,” ungkap Alfred senin 9 Mei 2022.

Lanjut Alfred , bukti prosesnya  harus dibuktikan secara administrasi agar bisa diproses apakah ada pelanggaran kode etik.

 

 

 

 

Reporter : Dance Henukh

Editor : M. Helmi

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.