Djohns Sineri Siap, Rebut 1 Kursi Di Dapil Minut-Bitung

126

 

INAnews.co.id Sulut– Konstalasi politik mulai terasa di seluruh daerah yang ada di Indonesia, hal ini juga turut dirasakan oleh masyarakat yang ada di Sulawesi Utara (Sulut), pasalnya baru-baru ini para Bakal Calon Legisltif (Bacaleg) baik yang ada di Kabupaten/Kota maupun yang ada di tingkat propinsi sudah mendaftarkan diri mereka di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Djhons Perry Sineri salah seorang aktifis dari Kota Bitung kini mencalonkan dirinya di KPU sebagai Bacalek Propinsi dengan Daerah pemilihan (Dapil) 2 Minahasa Utara-Bitung.

Sineri yang dikenal sebagai Ketua dari beberapa LSM ini, mempunyai vissi dan missi yang luar biasa dan sudah tentunya untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di Propinsi Sulut, jika dirinya terpilih dan duduk digedung kerucut.

Sineri juga sudah tidak asing lagi dalam dunia Politik karena didalam struktur Partai Golkar di Kota Bitung dirinya menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Partai Golkar Kota Bitung.

Sineri yang ditemui disalah satu warung kopi yang ada di Kota Bitung mengatakan, kalau dirinya siap memenangkan Partai Golkar untuk mendapatkan 1 kursi pada pileg 2024 mendatang. Senin 23 Mei 2023.

Lanjut dikatakannya, bahwa dirinya merasa terpanggil untuk melayani masyarakat maka dia pun ikut mendaftar secara resmi dengan rekan-rekannya yang ada di Partai yang di pimpin oleh Tetty Paruntu.

“Saya sebagai kader Partai Golkar merasa terpanggil untuk melayani masyarakat, sehingga saya mendaftar secara resmi ke KPU bersam rekan-rekan saya yang ada di Partai Golkar”, ucap Sineri

Diketahui Sineri sendiri sudah kurang lebih 40 tahun mengabdi di Partai Golkar untuk Dapil Minut-Bitung, untuk itu Sineri berharap dukungan dari semua masyarakat Minut-Bitung terlebih keluarga besarnya.

Sineri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memakai hak suara mereka dalam pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang, untuk membantu pemerintah mensukseskan Pemilu tersebut.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.