Bahas Kelangkaan BBM, Pj Bupati Rote Ndao Lakukan Pertemuan Dengan Kepala Cabang Pertamina

716

INAnews.co.id, Rote Ndao – Bahas kelangkaan BBM jelang lebaran, Penjabat (Pj) Bupati Rote Ndao, Order Maks Sombu dan Ziko Wahyudi, Kepala Cabang Pertamina, lakukan pertemuan.

Pertemuan dilakukan di Kupang pada senin, 25 Maret 2024. Dalam pembahasan tersebut, pemerintah bertujuan untuk menata kembali proses distribusi dan pemasaran BBM dengan beberapa poin penting.

Pertama, Pemerintah menegaskan bahwa aturan yang telah ditetapkan harus dilaksanakan oleh semua pengelola SPBU dan pembeli.

Kedua, Pemerintah berkeinginan untuk menyesuaikan mekanisme agar harga jual BBM tetap terjangkau dan pengelola menjual dengan tertib sesuai aturan.

Ketiga, Upaya menata dan mengontrol agar harga dan penggunaan BBM sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Keempat, Menjaga agar kenaikan harga BBM tidak berdampak pada inflasi.

Kelima, Rencana pemerintah untuk memanggil semua pengelola SPBU dan pengecer untuk berkoordinasi guna menghindari antrian panjang, penggunaan kendaraan dengan tangki cadangan, dan menjaga agar harga jual tetap terjangkau.

Penjabat Bupati Rote Ndao menjelaskan bahwa praktek distribusi dan pemasaran BBM yang terjadi di Kabupaten Rote Ndao telah berlangsung lama dan menyebabkan kekhawatiran serta mengganggu perekonomian daerah.

Sistem pemasaran saat ini tidak lagi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, di mana pembelian harus dilakukan dengan menggunakan barcode dan penjualan dibatasi sesuai dengan edaran Bupati tahun 2023.

Dia juga menyoroti bahwa model pemasaran BBM yang tidak terkontrol oleh pemilik SPBU memberikan peluang bagi konsumen untuk membeli dalam jumlah yang melebihi kuota, menggunakan tangki cadangan, dan tidak menggunakan barcode sesuai aturan yang berlaku.

Hal ini berdampak pada kenaikan harga BBM di jalanan dengan harga yang bervariasi, yang pada akhirnya juga memengaruhi harga barang lain di pasaran.

Bupati Sombu menekankan bahwa kontrol dan penataan ulang diperlukan untuk mencegah terjadinya inflasi yang lebih lanjut.

“Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah ini demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rote Ndao,” ujar  Pj Bupati Rote Ndao.

 

 

Reporter : Dance Henukh

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.