Bikers Harus Tahu Sebab dan Akibat Insulator Busi Retak

897

INAnews.co.id,  Jakarta – Fungsi utama busi mobil dan motor itu sederhana tapi sangat penting. Bayangkan busi sebagai alat yang menghidupkan mesin kendaraan Anda.

Busi bertugas menghasilkan percikan api yang diperlukan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar seperti bensin di dalam ruang pembakaran mesin mobil atau motor.

Peran utama busi adalah mengubah energi listrik yang datang dari koil pengapian menjadi percikan api dan inilah titik awal dari proses pembakaran yang terjadi di dalam ruang pembakaran mesin.

Sebagai pengguna sepeda motor, tentu kita sering melakukan  servis berkala, Nah pada saat kita sedang melakukan servis kendaraan dan mengecek busi, mungkin sebagian dari kita pernah melihat keramik busi retak. Keramik busi retak sudah menjadi indikasi untuk segera diganti baru.

Kerusakan pada kramik busi atau insularor busi bisa berdampak pada kinerja mesin kendaraan, karena percikan api dari busi menjadi tidak sempurna, maka ini mengakibatkan pembakaran tidak sempurna pada ruang pembakaran di mesin motor kita.

Dalam  tulisan  ini akan dijabarkan  apa yang menyebabkan keramik pada busi bisa retak?

Dalam keterangan pers secara tertulis pada Selasa, 2 April 2024, Diko Oktaviano selaku  Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia (NMI) menjelaskan, “Keramik busi yang retak bisa diakibatkan oleh beberapa hal, seperti handling yang tidak tepat yaitu busi beradu dengan material yang lebih keras / terjatuh dari tempat yang cukup tinggi.” jelas Diko.

“Insulator atau kramik  busi retak dan paling sering terjadi akibat dari proses pemasangan busi dengan kunci busi yang tidak tepat.” tambah Diko.

Selanjutnya Diko menambahkan, apa efek kramik busi atau insulator pada busi retak, Diko menjelaskan, ” bahwa  retakan pada keramik busi ini bisa mengakibatkan kebocoran listrik pada busi. Kebocoran listrik busi akan berefek kepada masalah teknis seperti ruang bakar akan menjadi lebih mudah kotor karena tidak lancarnya aliran listrik pada busi. Efek lain akibat keramik retak secara Jangka panjang adalah mesin terasa berat dan boros sehingga busi cepat aus dan susah menyala hingga mati.” lanjut Diko.

Untuk menghindari hal tersebut PT Niterra Mobility Indonesia (NMI) selaku pemegang merk NGK Busi menyarankan proses pemasangan busi perlu dilakukan dengan tepat, seperti menggunakan ukuran kunci busi yang sesuai dan menggunakan kunci busi bermagnet bila posisi busi sulit dijangkau.

“Untuk itu  apabila kita sudah melihat busi yang terpasang  pada kendaraan kita  terlihat  secara kasat mata terdapat retaka retakan pada kramik atau insulator busi,maka harus  segera ganti dengan busi yang baru agar performa kendaraan tetap maksimal dan menjaga keamanan kita dalam berkendara” tutup Diko.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.