Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

BUDAYA

Mengenalkan Warisan Budaya Indonesia di HUT ke-79

badge-check


					Foto: dok. Kemendikbudristek Perbesar

Foto: dok. Kemendikbudristek

INAnews.co.id, Jakarta– Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  melalui Direktorat Pelindungan Kebudayaan menggelar pameran dan gelar wicara bertajuk “LEGASI” atau Kaleidoskop Keberagaman Indonesia. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum HUT ke-79 RI ini berlangsung pada 15 s.d. 21 Agustus 2024 di Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI.

“Meniti Masa Menuju Gemilang Budaya” adalah tema yang diangkat.

Peringatan ini juga menjadi salah satu kesempatan untuk menunjukkan kebanggaan terhadap negara atas pencapaian-pencapaian yang telah diraih sejak kemerdekaan, bahkan sejak zaman prasejarah. Demikian dikutip siaran resmi, Jumat (16/8/2024).

Direktur Pelindungan Kebudayaan, Judi Wahjudin, menuturkan, “Pameran dan gelar wicara ini diselenggarakan sebagai upaya untuk menampilkan, mengenalkan, dan menjaga kekayaan budaya yang kita miliki agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.”

Momen ini juga membantu memperkuat rasa kebangsaan dan identitas nasional, mendorong semangat persatuan dan kebersamaan, serta menghargai keragaman sambil mengedepankan kesatuan dan solidaritas.

Lebih lanjut, Judi menambahkan, “Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenal dan mengagumi warisan budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran kita semua akan pentingnya pelestarian budaya dalam kehidupan sehari-hari.”

Pada kesempatan tersebut Judi pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dukungan berbagai pihak seperti Museum dan Cagar Budaya, Unit Pengelola Museum Kebaharian, Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Arsip Nasional Republik Indonesia, PT MRT Jakarta, dan Komunitas Indonesian Archaelogy, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, mengatakan, “Pameran dan gelar wicara ini adalah perwujudan dari semangat kebhinekaan dan kekayaan budaya Indonesia yang sejalan dengan visi kami di PT MRT Jakarta, yaitu membangun transportasi publik yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai tempat berkumpulnya berbagai elemen masyarakat dan budaya. Kami berharap stasiun MRT dapat menjadi ruang publik yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat luas.”*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI