Menu

Mode Gelap
Prabowo: 2045 Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden Tekiro dan ITS Surabaya Kembali Gelar Servis Gratis Dan Pelatihan Otomotif Untuk Masyarakat Surabaya Prabowo Minta Pengusaha Muda Jadi Patriot Ekonomi, Jangan Bawa Kabur Kekayaan Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak Saut Situmorang Sebut Korupsi MBG Merampok Orang Lapar, Desak Purbaya Diperiksa

HOT ISU

Eugene Kangawa Perkenalkan Lukisan Putih di Art Jakarta 2024

badge-check


					Eugene Kangawa adalah seniman kontemporer Jepang. Dia lahir di Amerika Serikat pada tahun 1998.

Karya Kangawa dikenal melalui eksplorasi bentuk, ruang, dan tekstur yang sangat mendalam. Perbesar

Eugene Kangawa adalah seniman kontemporer Jepang. Dia lahir di Amerika Serikat pada tahun 1998. Karya Kangawa dikenal melalui eksplorasi bentuk, ruang, dan tekstur yang sangat mendalam.

INAnews.co.id, Jakarta – Eugene Kangawa, seniman kontemporer yang semakin mendapatkan perhatian di dunia seni internasional berkat pendekatan minimalisnya yang khas.

Eugene berencana membuka museum permanen di Pulau Dewata Bali pada tahun 2026.

Eugene Kangawa adalah seniman kontemporer Jepang. Dia lahir di Amerika Serikat pada tahun 1998.

Karya Kangawa dikenal melalui eksplorasi bentuk, ruang, dan tekstur yang sangat mendalam.

Salah satu karya paling terkenal Kangawa adalah Seri Lukisan Putih, yang diluncurkan pada tahun 2017.

Seri ini mengusung konsep yang menarik, di mana kanvas diberi judul sesuai dengan nama-nama individu yang pernah menciumnya.

Dengan lebih dari 600 peserta dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Meksiko, Italia, dan Tiongkok.

Kangawa telah berhasil menciptakan karya yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga sarat makna.

“Ini adalah lukisan gaya lama. Sekarang lukisan ini jangan disentuh dan jangan dipeluk. Itu adalah tahun-tahun lama dalam sejarah. Jadi mereka bisa mencium dan menyentuh lukisan sepanjang waktu.Jadi ini adalah gaya yang sangat sangat lama,” ujar Eugene Kangawa.

Setiap kanvas dalam seri ini berfungsi sebagai medium interaktif, di mana pengunjung diminta untuk mencium kanvas, menjadikan ciuman mereka sebagai bagian dari karya seni tersebut.

Setiap jejak ciuman dan cerita yang dibagikan oleh peserta menjadi elemen integral dari narasi yang dibangun dalam seni ini.

Pada tahun ini, Eugene Kangawa menghadirkan Seri Lukisan Putih di Art Jakarta 2024, yang menjadi debut seri ini di Asia Tenggara.

Karya yang dipamerkan di Jakarta bukan hanya melanjutkan tradisi interaktivitas, tetapi juga mengedepankan keintiman dan koneksi antara seniman dan audiens.

Dengan partisipasinya di Art Jakarta, Eugene Kangawa tidak hanya memamerkan seni tetapi juga mengajak masyarakat untuk merenungkan makna di balik setiap ciuman dan kisah yang diungkapkan melalui Lukisan Putih.

Karya-karyanya mengingatkan kita bahwa seni tidak hanya dapat dinikmati, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan membangun koneksi antar manusia.

Pameran ini menjadi momen penting bagi Kangawa, menandai langkahnya dalam memperluas jangkauan seni dan membawa suara dan cerita individu ke ruang publik yang lebih luas.

 

 

 

Reporter : Dony , Kevin

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PSMTI Gelar Seminar Stem Cell Therapy, Hadirkan Pakar Bioteknologi Internasional Prof.Chin Sze Piaw

9 Juni 2026 - 15:11 WIB

PT Vita Nova Atletik Kenalkan Vector Bandeja Sebagai Sepatu Padel, Lengkapi Line-up Katalog Summer 2026

20 Mei 2026 - 13:17 WIB

33 Tahun Berkarya, Band TENGKORAK Gambarkan Kekejaman Israel atas Palestina Lewat Lagu “Zionist Downfall”

13 Mei 2026 - 13:13 WIB

Populer GAYA HIDUP