Menu

Mode Gelap
Ikrar: Eggi Sudjana dan Damai Dapat SP3 karena Kooperatif kepada Jokowi Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo 2029 Dikomentari ‘Sinis’ Pengamat Mardani Usul Pilkada Asimetris: Gubernur Lewat DPRD, Bupati-Wali Kota Tetap Langsung Demo Massa LPMLK Ricuh Desak Presiden Prabowo Pecat Menteri Nusron Wahid dan Kepala BPN Jakarta Timur  Penyaluran KUR Pekerja Migran Didorong Tepat Waktu dan Tepat Sasaran Pengamat Menimpali Kritik Aktivis atas Kunjungan Gibran ke Papua

UPDATE NEWS

Komitmen Dirjen Hubdat Kemenhub Meningkatkan Kualitas SDM

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus meningkatkan dan mengasah kualitas sumber daya manusia di sektor transportasi agar menciptakan keselamatan khususnya pada angkutan barang dengan mengadakan “Pendidikan dan Pelatihan pada Pengemudi Angkutan Barang Umum”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat melalui Politeknik Transportai Darat Indonesia-STTD dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada 8 s.d 12 Desember 2024 di Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD Bekasi, Jawa Barat.

“Maraknya kecelakaan yang melibatkan angkutan barang menjadi masalah serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Kondisi ini sering kali menimbulkan kerugian besar, baik dari segi material maupun korban jiwa,” ungkap Direktur Sarana Transportasi Jalan, Amirulloh, belum lama ini.

Berdasarkan data Korlantas Polri pada tahun 2021 terdapat sebanyak 21.463 truk yang terlibat kecelakaan. Kemudian, pada tahun 2022 terdapat sebanyak 24.638 truk yang terlibat kecelakaan.

Sementara pada tahun 2023 terdapat sebanyak 26.294 truk yang terlibat kecelakaan. Melalui data ini dapat terlihat bahwa terjadi tren peningkatan kecelakaan yang melibatkan truk setiap tahunnya.

“Diklat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tambahan kepada para pengemudi angkutan barang agar mereka lebih memahami regulasi lalu lintas yang berlaku, standar keselamatan berkendara, serta teknik-teknik mengemudi yang efektif dan efisien,” ujar Amir.

Ia menambahkan dalam era yang penuh tantangan ini, kemampuan pengemudi dalam menjaga keselamatan di jalan raya sangat krusial mengingat meningkatnya volume transportasi barang dan risiko kecelakaan yang sering terjadi.

Adapun, materi yang disampaikan dalam diklat ini mencakup: 1. Regulasi lalu lintas dan peraturan terkait Angkutan Barang; 2. Teknik mengemudi defensive dan responsive terhadap kondisi jalan; 3. Pre-Trip Inspection, Merencanakan perjalanan; 4. Tata cara pemuatan Angkutan Barang; dan 5. Tanggung jawab pengemudi terhadap keselamatan diri dan orang lain dijalan.

Selain itu, dalam sesi praktikum, para peserta juga akan diberi kesempatan untuk melakukan simulasi pengemudian dalam kondisi yang menantang, seperti hujan lebat, jalan yang licin dan medan jalan yang menurun serta berliku.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 pengemudi angkutan barang umum dari berbagai perusahaan transportasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Bandung yang memiliki minat untuk mengembangkan keterampilan di bidang transportasi barang.

“Kami berharap kegiatan diklat ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis pengemudi, tetapi juga memperkuat kesadaran mereka akan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kehati-hatian saat bekerja di jalan raya serta dapat mengurangi angka kecelakaan yang belakang ini sering terjadi,” pungkasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Demo Massa LPMLK Ricuh Desak Presiden Prabowo Pecat Menteri Nusron Wahid dan Kepala BPN Jakarta Timur 

19 Januari 2026 - 19:59 WIB

Lifting Minyak Lampaui Target APBN Pertama Kali dalam 10 Tahun

19 Januari 2026 - 15:28 WIB

Hilirisasi Sumbang 30 Persen Investasi, Tumbuh 43 Persen di 2025

19 Januari 2026 - 14:50 WIB

Populer NASIONAL