Menu

Mode Gelap
Catut Nama Presiden Prabowo, CWIG Desak Kasus PT BAT Bank Naik ke Penyidikan Polisi Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon Wamen LHK Ungkap Kesenjangan Pendanaan Iklim Keberhasilan Pasar Karbon tak Hanya Tergantung Regulasi, tapi Kolaborasi Pemangku Kepentingan Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia hingga Akhir Tahun Polri Umumkan Rekrutmen Akpol 2026 Bebas Titipan, Mahfud: Buah Reformasi

KEUANGAN

Suntikan Modal Kepada Bank Banten Merupakan Langkah Konkret Pemprov Banten

badge-check


					Suntikan Modal Kepada Bank Banten Merupakan Langkah Konkret Pemprov Banten Perbesar

INAnews.co.id, Serang – Pemerintah Provinsi Banten selaku Pemegang Saham Pengendali kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Bank Banten sebagai lembaga keuangan milik daerah.

Hal ini dibuktikan dengan dukungan pada aspek permodalan serta kerjasama strategis.

Gubernur Banten Andra Soni sampaikan Nota Pengantar atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), salah satunya mengenai Penambahan Penyertaan Modal untuk PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk senilai Rp 1,9 Triliun.

Menurut Andra Soni, suntikan modal baru ini sangat penting untuk penguatan kondisi keuangan Bank Banten.

“Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah konkret dan mendukung keberadaan Bank Banten sebagai salah satu BUMD milik Pemprov Banten. Penyertaan modal sangat penting untuk menguatkan struktur permodalan dan menjadikan bank yang profesional serta mandiri,” katanya dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, Selasa 27 Mei 2025.

Memperhatikan kondisi APBD yang ada saat ini, Pemprov Banten telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jatim.

Sinergi ini dianggap sebagai solusi untuk memperkuat posisi Bank Banten lewat kolaborasi antar BPD melalui sinergi di berbagai bidang.

“Insya Allah, dengan langkah-langkah ini, Bank Banten bisa menjadi elemen penting untuk membantu pengelolaan keuangan daerah, menambah pendapatan asli daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Gubernur Banten.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyampaikan terima kasih atas dukungan, arahan dan langkah straegis dari Pemprov Banten.

Ia menilai dukungan modal, sinergi dan kemitraan KUB menjadi fondasi penting bagi Bank Banten.

“Alhamdulillah, penyertaan modal ini bukan hanya penguatan keuangan semata, tapi juga bentuk dukungan dan komitmen nyata dari Pemprov Banten. Ini akan menjadi fondasi kami dalam penguatan manajemen dan daya saing yang bermuara pada pertumbuhan kinerja,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Busthami menjelaskan bahwa kerja sama dengan Bank Jatim akan membantu Bank Banten memperluas jangkauan layanan, memperkuat sistem informasi dan teknologi.

Selain itu, serta dukungan operasional guna mengoptimalkan potensi yang ada.

“Kami optimistis, dengan dukungan, sinergi dan kolaborasi ini, Bank Banten akan tumbuh menjadi bank daerah yang semakin kuat, andal, dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya.

Seperti diketahui, Bank Banten merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Banten.

Saat ini, Bank Banten tengah menyelesaikan proses KUB dengan Bank Jatim yang akan rampung dalam waktu dekat.

Guna mendekatkan diri dengan para nasabah dan stakeholder, Bank Banten juga akan segera menempati kantor pusat baru yang berada di Kota Serang.

Gedung yang merupakan tanah hibah dari Pemprov Banten ini akan diresmikan dalam waktu dekat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Catut Nama Presiden Prabowo, CWIG Desak Kasus PT BAT Bank Naik ke Penyidikan Polisi

18 April 2026 - 07:31 WIB

Wamen LHK Ungkap Kesenjangan Pendanaan Iklim

17 April 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Pasar Karbon tak Hanya Tergantung Regulasi, tapi Kolaborasi Pemangku Kepentingan

17 April 2026 - 17:21 WIB

Populer EKONOMI