Menu

Mode Gelap
Mudik Lebaran 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel dan Layanan Kontak Darurat 110 Ortuseight Sportstyle Rekomendasi Tepat Menemani Langkah Anda Di Hari Raya Imigrasi Soeta Amankan Tiga WNA Gunakan Paspor Palsu BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa Skema Naik BBM Bertahap Jadi Solusi Wisata Dalam Negeri Kalah Saing dari Luar Negeri karena Ini

POLITIK

Realisasi Janji Politik Prabowo Terbentur Kondisi Anggaran yang Terbatas

badge-check


					Pemilih Pandai Puji Jiwa Besar Prabowo Subianto, Pede Satu Putaran Perbesar

Pemilih Pandai Puji Jiwa Besar Prabowo Subianto, Pede Satu Putaran

INAnews.co.id, Jakarta– Visi non-kapitalistik Presiden Prabowo dengan semangat “putting people first” berhadapan dengan realitas pahit: estimasi 200 juta rakyat Indonesia berada dalam kemiskinan atau sekitar 60-70% populasi.

Janji-janji kampanye yang dinilai bagus tersebut terbentur pada kondisi politik dan ketersediaan anggaran yang terbatas. “Conditional-conditional persyaratan untuk maju ke situ, terutama dari segi ketersediaan anggaran dan dukungan legitimasi harus direkatkan kembali,” tegas Rocky Gerung lewat channel YouTube-nya, pada hari Selasa.

Tanpa “radical break” atau terobosan yang memungkinkan rakyat merasakan harapan nyata, legitimasi pemerintahan akan terus tergerus. Retorika “mari kita optimis” atau “Indonesia Emas 2045” dinilai tidak lagi relevan bagi mayoritas rakyat yang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kunci keberhasilan implementasi visi ini terletak pada kemampuan pemerintah menunjukkan kepemimpinan otentik yang mengutamakan kesejahteraan rakyat secara konkret, bukan sekadar slogan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa

11 Maret 2026 - 19:59 WIB

Skema Naik BBM Bertahap Jadi Solusi

11 Maret 2026 - 17:59 WIB

Defisit APBN Melebar dan Ekonomi 2026 Makin Berat

11 Maret 2026 - 07:54 WIB

Populer NASIONAL