Menu

Mode Gelap
LPG Itu Transisi, Bukan Tujuan Peak Emisi 2035 Terancam, Krisis Geopolitik Bikin Dunia Balik ke Fosil Subsidi LPG Bocor 70 Persen Eks Mendikbud Dituntut 18 Tahun, Lebih Berat dari Teroris The Power of Sharing: Mengikat Persaudaraan Lewat “Hadiyyah” Daging Qurban Pajak 2 Persen Konglomerat Bisa Gratiskan KRL 8 Tahun

NASIONAL

Pemblokiran Live Streming Medsos saat Ada Aksi Merugikan UMKM

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Ketua YLBHI Muhammad Isnur mengkritik kebijakan pemblokiran fitur live streaming media sosial yang berdampak pada ekonomi UMKM. Kebijakan yang diambil dengan alasan keamanan ini justru merugikan masyarakat kecil saat aksi massa berlangsung.

“Di tengah situasi berat, banyak UMKM yang mengandalkan live sosial media – live IG, live TikTok, live Facebook – semuanya dimatikan. Saya punya beberapa dampingan komunitas UMKM. Mereka benar-benar merasa terbanting setelah dimatikan fitur live itu,” jelasnya, dalam wawancara dengan Abraham Samad di channel YouTube Abraham Samad Speak Up diunggah Jumat.

Isnur menilai seharusnya yang dibanned adalah akun-akun yang menyebarkan ujaran kebencian, bukan sistem secara keseluruhan.

”Kalau ada ujaran kebencian, kalau ada propaganda kejahatan, dalam hak asasi manusia wajib dilarang. Yang dibanned, yang diproses adalah akun-akun yang menyebarkan kebencian, bukan sistemnya yang dimatikan.”

Dampak pemblokiran ini dinilai semakin memperparah kondisi ekonomi masyarakat yang sudah sulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pajak 2 Persen Konglomerat Bisa Gratiskan KRL 8 Tahun

13 Mei 2026 - 16:37 WIB

Presiden Tambah Anggaran Rp1 Triliun untuk UMKM

13 Mei 2026 - 14:33 WIB

Penyelenggaraan Haji 2026: Pastikan Kesiapan Medis dan Gizi Ketat untuk Jemaah

13 Mei 2026 - 05:42 WIB

Populer POLITIK