Menu

Mode Gelap
Anggota DPR Desak Raja Juli Antoni Mundur dari Kursi Menhut Lalui Perjalanan Panjang, Didukung Oleh Kemendikdasmen RI Kini Tekiro Mechanic Competition 2026 Menjadi Tingkat Nasional Membangun Maros yang Tangguh: Upaya Pencegahan Banjir dari Hulu hingga Hilir Mahfud Rindu NU Era Kiai Asad-Ali Maksum: Taat Ulama Butir 7 soal Ijazah Palsu Jokowi dari Rektor UGM “Pesan untuk Hakim” Banjir Bandang Tiga Provinsi Ulah Manusia

GERAI HUKUM

Secara Yuridis Gelar Pahlawan Soeharto Tidak Ada Halangan

badge-check


					Foto: dok. Kompas Perbesar

Foto: dok. Kompas

INAnews.co.id, Jakarta– Mahfud MD mengambil posisi “abu-abu” soal penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional: secara hukum sah, tapi secara pribadi tidak setuju. Ia membantah video viral yang mengklaim dirinya mendukung Soeharto jadi pahlawan setelah dilantik Prabowo.

“Video itu tahun 2017 di ILC, 8 tahun lalu. Saya diplesetkan seakan mendukung Soeharto jadi pahlawan setelah dilantik reformasi Polri,” jelas Mahfud membantah hoax (10/11/2025).

Menurutnya, UU No. 20/2009 tentang gelar pahlawan tidak melarang Soeharto. Syarat khusus: tidak pernah dihukum pidana dan tidak desersi. “Kalau soal ‘catatan buruk hukum’, semua pahlawan pasti punya. Bung Karno, Bung Hatta, Gus Dur, semua pasti ada. Tinggal skalanya,” jelasnya.

Mahfud menegaskan pemberian gelar adalah hak prerogatif presiden yang bersifat politis. “Saya bukan termasuk yang setuju pemberian gelar itu, tapi tidak menolak juga karena tidak ada alasan hukum untuk menolak,” katanya diplomatic.

Soal tuduhan Soeharto pelanggar HAM berat, Mahfud menjelaskan Presiden Jokowi hanya mengakui 13 peristiwa pelanggaran HAM berat termasuk 1965-1966, bukan menyebut nama Soeharto. “Saat itu presidennya masih Bung Karno,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Anggota DPR Desak Raja Juli Antoni Mundur dari Kursi Menhut

4 Desember 2025 - 19:31 WIB

Butir 7 soal Ijazah Palsu Jokowi dari Rektor UGM “Pesan untuk Hakim”

4 Desember 2025 - 13:48 WIB

Militerisasi Sipil Ancam Demokrasi Indonesia

4 Desember 2025 - 11:23 WIB

Populer POLITIK