NEWS UPDATE
dark_mode
Top Tags

Farid Gaban Sebut Indonesia Butuh “Reset” Total, Bukan Sekadar “Restart”

  • account_circle Robi
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Jurnalis senior Farid Gaban menilai Indonesia memerlukan perubahan mendasar yang ia sebut sebagai “reset”, bukan sekadar “restart” seperti memulai ulang komputer.

Dalam perbincangan di Forum Keadilan TV yang ditayangkan Selasa (23/12/2025), penulis buku “Reset Indonesia” ini menjelaskan perbedaan fundamental antara kedua istilah tersebut.

“Restart itu cuma mematikan dan menghidupkan kembali komputer kita. Kalau reset itu kita termasuk membenahi lagi, mengatur ulang, termasuk software-nya dan apakah hardware-nya juga harus diubah,” ujar Farid.

Kesimpulan tersebut ia peroleh setelah tiga kali melakukan ekspedisi keliling Indonesia sejak 2009-2023, yakni Ekspedisi Jamrud Katulistiwa, Ekspedisi Indonesia Biru, hingga ekspedisi terakhir bersama generasi muda.

Farid mengidentifikasi kerusakan multidimensional yang terjadi di Indonesia, mulai dari kerusakan alam yang makin parah, konflik kepemilikan lahan yang meluas, ketimpangan ekonomi yang membesar, hingga pendekatan keamanan yang represif.

“Kita mengalami kerusakan kebijakan publik yang mencerminkan kerusakan politik. Ada hukum, ada politik, secara ekonomi juga. Itu yang kami lihat. Makanya tidak cukup untuk di-restart, tapi harus di-reset,” tegasnya.

Jurnalis kawakan ini menekankan bahwa Indonesia telah kehilangan arah pembangunan yang seharusnya berpihak pada rakyat dan lingkungan.

  • Penulis: Robi

Komentar Anda (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

expand_less