BREAKING NEWS
dark_mode
Trending Tags

Menjaga Alam di Aceh Selatan: Kunci Mencegah Banjir dan Longsor

  • account_circle Robi
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnew.co.id, Jakarta– Aceh Selatan dikenal sebagai wilayah yang kaya akan bentang alam, mulai dari hutan pegunungan, sungai-sungai besar, hingga garis pantai yang membentang panjang. Kekayaan alam ini sejatinya menjadi penopang utama kehidupan masyarakat. Namun dalam beberapa tahun terakhir, bencana banjir dan longsor kerap melanda sejumlah kecamatan di Aceh Selatan, terutama saat curah hujan tinggi. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa menjaga keseimbangan alam bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Alam Rusak, Bencana Datang

Banjir dan longsor yang terjadi di Aceh Selatan tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alam seperti hujan deras. Kerusakan lingkungan turut memperparah dampak bencana. Pembukaan hutan secara tidak terkendali, alih fungsi lahan di kawasan perbukitan, serta aktivitas penambangan yang tidak ramah lingkungan membuat daya serap tanah terhadap air hujan semakin berkurang.

Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, air yang seharusnya terserap ke dalam tanah justru mengalir deras ke permukiman warga melalui sungai dan lereng bukit. Akibatnya, banjir bandang dan longsor pun tak terelakkan, merusak rumah, lahan pertanian, hingga infrastruktur publik.

Pentingnya Menjaga Hutan dan Daerah Aliran Sungai

Hutan di wilayah Aceh Selatan berfungsi sebagai penyangga kehidupan. Akar-akar pohon membantu menahan tanah agar tidak mudah longsor, sekaligus menyerap dan menyimpan air hujan. Jika hutan gundul, tanah menjadi rapuh dan mudah tergerus air.

Selain hutan, daerah aliran sungai (DAS) juga harus dijaga. Pendangkalan sungai akibat sampah dan sedimentasi membuat kapasitas sungai menurun. Saat hujan deras, sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke pemukiman. Menjaga kebersihan sungai dan tidak membangun di bantaran sungai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir.

Langkah Pencegahan Banjir dan Longsor

Ada sejumlah upaya konkret yang dapat dilakukan untuk mencegah banjir dan longsor di Aceh Selatan:

  1. Reboisasi dan penghijauan
    Penanaman kembali pohon di kawasan hutan gundul, lereng bukit, dan daerah rawan longsor harus menjadi prioritas. Pohon berakar kuat mampu menahan tanah dan mengurangi aliran air permukaan.
  2. Pengelolaan tata ruang yang bijak
    Pemerintah dan masyarakat perlu mematuhi aturan tata ruang. Kawasan rawan longsor seharusnya tidak dijadikan permukiman atau area perkebunan intensif.
  3. Menjaga sungai dari pencemaran dan pendangkalan
    Tidak membuang sampah ke sungai serta melakukan normalisasi sungai secara berkala dapat membantu memperlancar aliran air.
  4. Edukasi dan keterlibatan masyarakat
    Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Edukasi tentang pentingnya menjaga alam dan mitigasi bencana perlu terus dilakukan, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.
  5. Pengawasan aktivitas eksploitasi alam
    Penebangan liar dan penambangan tanpa izin harus ditindak tegas karena berdampak langsung terhadap kerusakan lingkungan.

Menjaga Alam untuk Masa Depan Aceh Selatan

Banjir dan longsor yang melanda Aceh Selatan menjadi peringatan bahwa kerusakan alam akan selalu berujung pada bencana. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Dengan merawat hutan, sungai, dan lahan secara berkelanjutan, Aceh Selatan dapat mengurangi risiko bencana sekaligus mewariskan alam yang lebih aman dan lestari bagi generasi mendatang.*

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Indonesia Surga Data, Negara tak Berdaya Melindunginya

    Indonesia Surga Data, Negara tak Berdaya Melindunginya

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia mencatat angka kepemilikan ponsel sebesar 125 persen dari total penduduk, melampaui rata-rata dunia yang hanya 70,5 persen. Tingkat koneksi internet pun mencapai 74,6 persen, di atas rata-rata global 67 persen. Namun potensi raksasa ini justru menjadi celah eksploitasi data oleh platform-platform asing. Hal itu disampaikan pakar telematika Roy Suryo dalam podcast Forum […]

  • PUI: Penempatan Polri di Bawah Presiden Paling Tepat dan Ideal

    PUI: Penempatan Polri di Bawah Presiden Paling Tepat dan Ideal

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Jakarta- Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Umat Islam (DPP PUI), Irfan Ahmad Fauzi, menyatakan dukungannya terhadap sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Menurut Irfan, posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan desain kelembagaan […]

  • RUU Ketenagakerjaan Diusulkan KSP-PB Larang Total Outsourcing

    RUU Ketenagakerjaan Diusulkan KSP-PB Larang Total Outsourcing

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh (KSP-PB) resmi meluncurkan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan setebal 250 halaman yang mengakomodasi seluruh jenis pekerja di Indonesia. Draft yang diserahkan kepada DPR pada 30 September lalu ini memuat perubahan radikal, termasuk pelarangan total sistem outsourcing dan perluasan definisi pekerja. “Ini undang-undang BARU tentang Ketenagakerjaan, BUKAN revisi. […]

  • Mahfud MD Desak Putusan Ira Puspadewi Dinaik Banding

    Mahfud MD Desak Putusan Ira Puspadewi Dinaik Banding

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Prof. Mahfud MD mendorong agar mantan Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, mengajukan banding atas vonis 4,5 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor. “Mari kita dorong ini agar naik banding. Kasihan orang mau mengabdi kayak gitu lalu dijadikan korban,” ujar Mahfud tegas dalam podcast Terus Terang yang disiarkan di kanal YouTube Mahfud MD […]

  • Ketua Umum IMI Bamsoet Keluarkan Rekomendasi IMI Sumbar Laksanakan Musprov

    Ketua Umum IMI Bamsoet Keluarkan Rekomendasi IMI Sumbar Laksanakan Musprov

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi kepada Pengurus IMI Provinsi Sumatera barat untuk segera melaksanakan Musyawarah Provinsi IMI Sumatra Barat.  Berdasarkan surat rekomendasi tersebut tertulis Berdasarkan Putusan Majelis Panel Disiplin IMI, Nomor : 247/IMI/SK – Organ/A/XII/2022 tertanggal 2 Desember 2022, tentang Pembentukan […]

  • Tingkatkan Pengawalan Ibukota Negara, Kementerian PUPR Gelar Rakor dengan Kejaksaan RI

    Tingkatkan Pengawalan Ibukota Negara, Kementerian PUPR Gelar Rakor dengan Kejaksaan RI

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Syamsul Bahri
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Kejaksaan RI bekerja sama dengan Kementerian PUPR menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengawalan dan Pengamanan TP4D bidang Infrastruktur di wilayah Kawasan Indonesia bagian Tengah.

expand_less