Menu

Mode Gelap
Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan di Kota Semarang Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Tips Sehat di Tengah Ancaman Banjir Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

POLITIK

Militerisasi Sipil Ancam Demokrasi Indonesia

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Komando teritorial militer di bawah pemerintahan Prabowo dinilai mengancam ruang demokrasi dan kehidupan sipil. Hal ini disampaikan aktivis dalam diskusi menjelang Hari HAM Sedunia, Selasa.

Tera dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) menyebut pemerintah saat ini menjalankan fasisme dengan melibatkan militer di berbagai sektor sipil. “TNI disuruh jaga Kejaksaan Agung, bahkan Jaksa Agung Muda dari militer aktif. Ini sangat berbahaya,” katanya.

Program Asta Cita seperti makan bergizi gratis dan food estate dinilai tidak solutif bahkan kontraproduktif. “Petani butuh pupuk gratis, bibit gratis, modernisasi alat produksi. Bukan keterlibatan militer di food estate yang justru menggeser peranan petani asli,” ujar Tera.

Aldi dari Kompolnas menambahkan, komando teritorial akan mengontrol bahkan memobilisasi rakyat untuk kepentingan politik dan kepentingan kaum pemodal. “Ke depan, pemilu akan menjadi arena yang makin sulit bagi masyarakat sipil kritis,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan

23 Januari 2026 - 22:25 WIB

Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat

23 Januari 2026 - 21:20 WIB

Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Populer POLITIK