News Feed
light_mode
Trending Tags

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Majelis Syura Partai Ummat Prof. Amien Rais menilai Indonesia berisiko tergelincir ke arah otoritarianisme di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Peringatan keras itu disampaikan melalui kanal YouTube-nya, Kamis (8/1/2025), dengan menyoroti KUHP baru yang mulai berlaku 2 Januari 2026.

Amien menyebut KUHP baru memberikan payung hukum bagi rezim Prabowo-Gibran untuk menangkap dan memenjarakan siapa saja yang berani mengkritik pemerintah. Ia khususnya menyoroti pasal 218-240 yang mengatur penghinaan terhadap presiden dan wakil presiden dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara, serta pasal 256 yang mewajibkan izin untuk menggelar demonstrasi.

“Apa bedanya rezim Prabowo-Gibran dengan rezim Soeharto yang menentukan bahwa demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang tidak membolehkan adanya oposisi dan melarang demonstrasi atau unjuk rasa?” ujar politisi senior itu.

Dalam pidatonya yang berdurasi sekitar 11 menit, Amien mengkritisi perjalanan demokrasi Indonesia sejak era kemerdekaan. Ia menilai ada “benang hitam” yang melilit kehidupan nasional, yakni kejiwaan bangsa Indonesia dan para pemimpinnya yang sesungguhnya tidak menyukai demokrasi.

Mantan Ketua MPR RI ini mencatat bahwa Presiden Soekarno menerapkan demokrasi terpimpin yang pada praktiknya kehilangan esensi demokrasi. Begitu pula Presiden Soeharto dengan demokrasi Pancasila yang tidak mengenal oposisi dan melarang demonstrasi.

Amien memberikan penilaian berbeda untuk beberapa presiden lainnya. Ia menilai Presiden BJ Habibie mencoba menghidupkan kembali nilai-nilai demokrasi, sementara Presiden Abdurrahman Wahid dinilai santai dalam menanggapi perkembangan politik dengan ungkapan terkenalnya “gitu aja kok repot.”

Kritik paling tajam dilontarkan kepada Presiden Joko Widodo yang disebut sebagai “presiden terburuk” karena dinilai sukses besar dalam merusak negeri. “Masalahnya jarak antara apa yang diomongkan oleh Pak Jokowi dan apa yang dilakukan itu menganga lebar,” tegas Amien.

Ia juga menyinggung posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden yang disebutnya sebagai “Anak Haram Konstitusi” karena proses pencalonannya yang kontroversial.

Menutup, Amien mengutip peringatan Bung Karno: “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” Ia memperingatkan bahwa bangsa Indonesia kini tenang-tenang saja dijajah oleh bangsa sendiri setelah lebih dari tiga abad dijajah bangsa asing.

Profesor ilmu politik dari Universitas Gadjah Mada ini berjanji akan menguraikan lebih lanjut substansi otoritarianisme yang menurutnya sedang dimasuki Indonesia dalam konten berikutnya.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Perencanaan PU Kota Bitung Tidak Matang, Indra Ondang Pertanyakan Proyek Di Papusungan

    Perencanaan PU Kota Bitung Tidak Matang, Indra Ondang Pertanyakan Proyek Di Papusungan

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

      INAnews.co.id Bitung– Proyek Rehabilitas peningkatan jalan lingkar lembe (Boulevard+jalan rusak) yang ada di Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembe Selatan, dan di kerjakan oleh CV Berkat Anuggerah Bersama kini menjadi perhatian khusus dari Anggota Dewan Kota Bitung. Proyek yang anggarannya bersumber dari APBD Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai kontrak Rp 5.962.300.000, kini dipertanyakan Anggota Dewan […]

  • Tokoh Pemuda Betawi Ihsan Suri

    Jakarta Banjir, Tokoh Pemuda Betawi: Kepemimpinan Heru Budi Hartono Perlu Dievaluasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Syubhan Akib
    • 0Komentar

    JAKARTA, INAnews – Dalam seminggu terakhir DKI Jakarta peningkatan intensitas hujan yang signifikan. Hasilnya, beberapa titik di Jakarta tergenang. Hal tersebut membuat era kepemimpinan Pejabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono disorot dan patut untuk dievaluasi. Sebagai sebuah kota megapolitan, Jakarta memang sejak lama berjuang menghadapi tantangan yang signifikan dalam menanggulangi banjir yang kerap mengancam […]

  • Gadai KJP , Wilson Pesimis Kasusnya Diusut Tuntas Polsek Kalideres

    Gadai KJP , Wilson Pesimis Kasusnya Diusut Tuntas Polsek Kalideres

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Kepolisian Sektor (Polsek) Kalideres, Polres Metro Jakarta Barat, mengaku didatangi dan dihubungi banyak pihak terkait viralnya pemberitaan tentang ratusan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang berada di tangan polisi Polsek Kalideres.

  • Kak Seto Minta Ketemu Presiden Jokowi Terkait Grasi Pelaku Sodomi Anak JIS

    Kak Seto Minta Ketemu Presiden Jokowi Terkait Grasi Pelaku Sodomi Anak JIS

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau disapa Kak Seto menyayangkan keputusan Presiden Jokowi memberikan grasi kepada neil Bantleman terpidana sodomi terhadap siswa JIS. Kak Seto menyebut keputusan Jokowi tidak sesuai dengan apa yang diungkapkannya pada 2016 lalu. Presiden Jokowi pada tahun 2016 menyatakan bahwa kekerasan seksual terhadap anak merupakan […]

  • Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berpihak pada Rakyat Ditegaskan Presiden Prabowo

    Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berpihak pada Rakyat Ditegaskan Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Dalam sambutannya pada Perayaan Natal Nasional Tahun 2024 pada Sabtu, 28 Desember 2024, Kepala Negara juga menyatakan komitmennya untuk memimpin suatu pemerintahan yang bersih dan menjaga kepentingan rakyat Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya bersama seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja keras melayani rakyat Indonesia. Dalam sambutannya pada Perayaan Natal Nasional Tahun 2024 pada […]

  • Kemendagri Susun Grand Design Corporate University Kembangkan Kompetensi ASN

    Kemendagri Susun Grand Design Corporate University Kembangkan Kompetensi ASN

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Dalam upaya meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi seluruh pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri tengah menyeriusi penyusunan Grand Design Corporate University (Corpu). Menurut Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, pembentukan Corpu Kemendagri merupakan langkah penting untuk memperkuat kompetensi ASN agar lebih adaptif, kompeten, dan siap menghadapi […]

expand_less