INAnews.co.id, Jakarta- Ulama sekaligus Ketua Umum Wahdah Islamiah, Ustaz Zaitun Rasmin, menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai “Firaun zaman modern” yang memiliki kekuasaan hampir mutlak namun tetap bisa melakukan blunder atau kesalahan fatal.
“Inilah Firaun zaman modern. Bahkan Firaun itu bisa blunder,” ujar Ustaz Zaitun dalam wawancara di kanal Abraham Samad Speak Up, Sabtu (7/2/2026).
Ustaz Zaitun menjelaskan bahwa Trump layak disebut Firaun modern karena menggunakan kekuasaannya secara mutlak tanpa ada yang bisa menghentikannya, baik dari dalam negerinya sendiri, sekutu di Eropa, maupun musuh besarnya seperti Rusia dan China.
Contoh paling fenomenal adalah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang dilakukan Trump seperti “menangkap perampok” meskipun Maduro adalah kepala negara berdaulat. Namun Ustaz Zaitun optimis Trump bisa melakukan kesalahan strategi seperti halnya Firaun dalam kisah Nabi Musa.
Menurutnya, pembentukan Board of Peace (BOP) oleh Trump bisa saja menjadi blunder jika ternyata justru membuka peluang bagi negara-negara Islam untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari dalam.
“Bahkan Firaun dalam Alquran pun bisa blunder kalau niatnya melenceng. Trump ini bisa blunder juga,” tegasnya, merujuk pada kisah Perjanjian Hudaibiyah yang awalnya tampak merugikan kaum Muslim namun akhirnya menjadi blunder kaum Quraisy.






