INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan kabar menggembirakan bagi umat Islam Indonesia. Berkat kedekatan Presiden dengan Raja Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS), Indonesia menjadi negara pertama yang diberi kesempatan membeli properti di Kota Suci Makkah dan Madinah.
“Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia,” tegas Nasaruddin Umar usai pertemuan Presiden dengan pimpinan ormas Islam, Selasa.
Menag menjelaskan, pemerintah Arab Saudi baru minggu lalu mengeluarkan keputusan resmi yang membolehkan asing membeli properti, tanah, dan hotel di Makkah dan Madinah. Sebelumnya, kedua kota suci tersebut tertutup untuk kepemilikan asing, berbeda dengan Riyadh atau Jeddah.
Indonesia telah mendapatkan lahan seluas sekitar 60 hektar yang berjarak antara 1 hingga 3 kilometer dari Ka’bah. “Nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia,” ungkap Nasaruddin.
Perkampungan haji Indonesia ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah haji dan umrah Tanah Air. Proyek ambisius ini merupakan buah dari keakraban dan hubungan diplomatik yang erat antara Presiden Indonesia dengan kepemimpinan Arab Saudi.
Nasaruddin juga menyampaikan bahwa Presiden sangat menikmati diskusi dengan pimpinan-pimpinan keagamaan, terutama para kiai, ulama, dan pimpinan pondok pesantren dalam pertemuan tersebut.






